Rantau (ANTARA) - Kepolisian Resor Tapin, Polda Kalimantan Selatan, menyalurkan 2,5 ton beras dan paket sembako kepada sekitar 1.500 warga dalam kegiatan bakti sosial Ramadhan 1447 H / 2026 M yang menyasar kelompok rentan dan pekerja sektor informal.

Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program “Polres Tapin Berbagi” yang juga dirangkai dengan peringatan HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari.

“Bantuan ini kami salurkan kepada masyarakat sekitar, fakir miskin, kaum duafa, anak yatim, termasuk keluarga anggota Polri yang telah meninggal dunia,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Rabu.

Selain itu, kata dia, penerima manfaat juga mencakup santri dan pembina pondok pesantren, kader posyandu, hingga tukang ojek dan tukang becak.

Weldi menyebutkan, penyaluran beras sebanyak 2,5 ton merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah melalui Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijalankan Polri di daerah.

Baca juga: Disnaker Tapin catat posko THR nihil aduan pekerja

"Kegiatan sosial ini menjadi salah satu upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya pada momentum Ramadhan yang dinilai tepat untuk meningkatkan kepedulian sosial," ungkapnya.

Kapolres Tapin mengimbau, agar masyarakat yang akan mudik untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan, termasuk mematikan peralatan listrik dan mengunci rumah dengan baik.

Baca juga: Polres Tapin sediakan penitipan motor bagi pemudik

“Jika ada kendala atau gangguan keamanan, masyarakat dapat segera menghubungi layanan kepolisian di nomor 110 untuk penanganan cepat,” tambah Weldi.



Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Sukarli

COPYRIGHT © ANTARA 2026