Banjarmasin (ANTARA) - Tuan Guru Haji Qamaruddin yang akrab dengan sapaan Guru Busu dalam tausyiah di Masjid Besar At Taqwa Jalan A Yani Km 4 Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti orang yang sibuk urusan dunia.
"Orang yang sibuk dengan dunia waktu sehari 24 jam seakan tidak cukup," kata Guru Busu sesudah Shalat Dzuhur, Sabtu.
Guru Busu menyoroti orang yang sibuk dengan dunia tersebut dalam kajian rutin "Minhajul Abidin" yang berkaitan dengan tasawuf karya Imam Ghazali dan kali ini baru jilid satu.
"Memang tidak sedikit orang yang sibuk dengan urusan dunia. Bahkan ada yang lupa dengan Allah, karena sibuk urusan dunia," ujar Guru Busu.
Baca juga: Ustadz Walad dalam tausyiah ungkap rahasia dunia
Menurut Tuan Guru tersebut, orang yang sibuk urusan dunia, jauh atau tidak mendapatkan hidayah dan rahmat Allah.
"Kalau orang yang sudah menikmati nikmat lezatnya rahmat Allah lupa dengan urusan dunia. Saking menikmati rahmat Allah, kaget mendengar bunyi ayam jago di Subuh hari," katanya.
Guru Busu menegaskan, hanya orang yang Allah kehendaki mendapatkan rahmat Nya. Sebagai contoh tidak semua orang tertarik dan hadir dalam pengajian seperti ini.
"Bagi orang yang tidak mendapat rahmat Allah, memang berat untuk datang ke suatu pengajian," demikian Tuan Guru Qamaruddin.
