PLN tidak hanya fokus keandalan sistem dan kualitas layanan, tetapi juga memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas. Melalui edukasi kepada pelajar, diharapkan kesadaran dapat tertanam sejak dini dan menjadi bagian dari perilaku sehari-hari dalam
Banjarbaru (ANTARA) - General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Iwan Soelistijono menegaskan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada pelajar merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam membangun budaya sadar listrik sejak dini di kalangan generasi muda.
"PLN tidak hanya fokus keandalan sistem dan kualitas layanan, tetapi juga memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas. Melalui edukasi kepada pelajar, diharapkan kesadaran dapat tertanam sejak dini dan menjadi bagian dari perilaku sehari-hari dalam memanfaatkan energi listrik secara aman," ujar Iwan di Banjarbaru, Ahad.
Komitmen diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan yang digelar PT PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UP2D Kalselteng) bagi siswa SMKN 2 Banjarbaru, Kamis (12/2).
Kegiatan diikuti puluhan siswa dan mereka tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif berinteraksi melalui sesi tanya jawab dan diskusi terkait potensi bahaya listrik di lingkungan sehari-hari.
"Kami berharap melalui sosialisasi ini, para siswa dapat menjadi agen perubahan yang berperan aktif dalam menerapkan prinsip keselamatan ketenagalistrikan, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun di tengah masyarakat," ungkapnya.
Baca juga: PLN UID Kalselteng sumbang 139 kantong darah untuk kemanusiaan
Dikatakan, sosialisasi menghadirkan materi praktis mulai dari pengenalan risiko kelistrikan, penggunaan peralatan listrik yang aman, hingga langkah pencegahan kecelakaan akibat listrik yang disampaikan secara sederhana.
"Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendorong terciptanya lingkungan yang aman, andal, dan berkelanjutan dalam pemanfaatan energi listrik di Kalsel dan Kalteng," ucapnya.
Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan, dan Keamanan (K3LK) PLN UP2D Kalselteng Muhammad Ade Rosairi, menekankan pemahaman tentang keselamatan ketenagalistrikan merupakan bekal penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
"Semakin luas pemahaman masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan, maka potensi risiko dapat dikenali lebih awal dan dicegah secara tepat. Edukasi ini menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran bersama menggunakan listrik secara aman dan bertanggung jawab," jelasnya.
Baca juga: PLN UID Kalselteng juara dua nasional Yantek Competition
Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai bagian dari budaya keselamatan dan melaporkan jika menemukan aktivitas berbahaya di sekitar jaringan listrik atau penggunaan instalasi yang tidak sesuai standar.
"Masyarakat diharapkan segera melaporkannya melalui kanal resmi PLN (Persero), seperti Call Center 123, sehingga dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," tuturnya.
Guru SMKN 2 Banjarbaru Nazwa Mufidah mengapresiasi inisiatif PLN dalam memberikan edukasi langsung kepada siswa karena memberikan wawasan yang sangat bermanfaat bagi siswa sekolah tersebut.
"Pemahaman keselamatan listrik tidak hanya penting bagi diri mereka sendiri, tetapi juga menjadi bekal berbagi pengetahuan dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan keluarga maupun masyarakat," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026