Banjarbaru (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih prestasi juara dua pada ajang Yantek Competition ke-4 diselenggarakan oleh PLN UPDL Semarang diikuti 22 peserta terbaik dari Unit Induk Distribusi se-Indonesia.
Keberhasilan diraih melalui perwakilan PLN UP3 Banjarmasin yang tampil kompetitif pada setiap tahap penilaian dan menjadi kebanggaan sekaligus mempertegas kualitas sumber daya manusia PLN UID Kalselteng pada bidang pelayanan teknik.
General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono melalui keterangan tertulis Humas PT PLN UID Kalselteng di Banjarbaru, Rabu menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih timnya pada event yang digelar lima hari sejak 10-13 Februari 2026.
Baca juga: PLN Kalselteng-Borneo Indobara kerja sama perkuat energi bersih sektor tambang
"Prestasi ini menunjukkan personel Yantek PLN UID Kalselteng memiliki kompetensi dan profesionalisme yang mampu bersaing di tingkat nasional. Kami bangga dan berterima kasih kepada personel Yantek yang sudah memberikan hasil terbaik," ujar Iwan.
Menurut Iwan, konsistensi dalam menerapkan standar operasional prosedur dan keselamatan kerja bagi setiap personel yantek menjadi kunci utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Selain itu, budaya keselamatan harus tertanam dalam setiap aktivitas, sehingga pelayanan yang diberikan petugas Yantek sebagai ujung tombak kepada pelanggan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan aman.

"Keberhasilan yang telah dicapai tentu menjadi motivasi bagi seluruh insan PLN UID Kalselteng untuk terus memperkuat budaya K3 dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan," ucap Iwan.
Yantek Competition digelar dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional dengan mengusung tema "Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif".
Baca juga: PLN promo tambah daya 50 persen lewat Power Up Event
Sementara, subtema PLN "Penguatan Sinergi Lintas Peran yang Inklusif, Kolaboratif, serta Pemanfaatan Teknologi Berkelanjutan untuk Mewujudkan Zero Harm dan Zero Loss" yang menegaskan pentingnya kolaborasi dan penguatan sistem keselamatan kerja berkelanjutan.
Para peserta dalam kompetisi diuji melalui berbagai simulasi teknis yang menggambarkan kondisi riil lapangan, mulai penanganan gangguan jaringan distribusi hingga implementasi prosedur K3 secara menyeluruh.
Ketepatan analisis, kecepatan eksekusi, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan menjadi indikator utama dalam penilaian pada kegiatan yang diikuti personel terbaik dari setiap Unit Induk Distribusi itu.
Melalui capaian tersebut, PLN UID Kalselteng menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat budaya K3, serta menghadirkan layanan kelistrikan andal dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah Kalselteng.
