Tanjung (ANTARA) - Perkumpulan Putra/Putri Saraba Kawa (Perkumpulan Pusaka) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan meluncurkan program inovatif bertajuk Hari Keluarga Tanpa Gawai (Hak Tawa) yang dirancang khusus untuk memfasilitasi interaksi berkualitas antara ayah, ibu, dan anak.
Direktur Perkumpulan Pusaka, Firman Yusi menyampaikan inti dari Hak Tawa guna menciptakan ruang di mana keluarga bisa benar-benar hadir satu sama lain.
"Kegiatan ini untuk membangun kembali komunikasi yang seringkali terdistraksi oleh dunia digital," ujar Firman Yusi, Senin.
Baca juga: SPPG Polres Tabalong siapkan 1.994 porsi MBG selama Ramadhan
Dengan semangat mempererat hubungan antar anggota keluarga peluncuran Hak Tawa ditandai pelaksanaan kegiatan perdana bertajuk "Family Fun Grow: Dari Dapur untuk Lingkungan Bersih dan Sehat" di RTH Kambang Tanjung, Tanjung Selatan, Sabtu (14/2).
Kegiatan perdana yang mengusung tema lingkungan, peserta diajak untuk lebih produktif melalui berbagai aktivitas edukatif dan menyenangkan.
Baca juga: Polres Tabalong sosialisasikan Hotline Satgas Saber pelanggaran pangan
Mulai dari sesi sharing dan praktik langsung mengolah kompos serta eco enzym dari limbah rumah tangga, bersama menanam sayur untuk memupuk kepedulian anak terhadap alam, pembuatan kolase keluarga dan berbagai fun games yang memicu gelak tawa serta kekompakan.
"Agenda berkelanjutan Hak Tawa tidak berhenti di sini dan program ini akan terus hadir dengan berbagai tema berbeda setiap bulan," tambah Firman yang kini duduk di DPRD Provinsi Kalsel.
Selama tahun 2026 fokus kegiatan tetap sama yakni menjadikan keluarga sebagai unit terkecil yang sehat secara mental dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Melalui program ini, Perkumpulan Pusaka berharap budaya berinteraksi tanpa gangguan gawai/gadget dapat dipraktikkan masyarakat di rumah masing-masing, menciptakan generasi yang lebih peka dan keluarga yang lebih harmonis.
