Kotabaru, Kalsel (ANTARA) - Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru Eka Saprudin membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten dan Kecamatan bagi Jamaah calon haji Reguler Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Eka Syaprudin menjelaskan, bimbingan manasik merupakan tahapan penting dalam mempersiapkan calon jemaah haji, baik dari segi pengetahuan, mental, kesehatan, maupun kedisiplinan.
Baca juga: Sekda HSU sampaikan pesan kepada jemaah calon haji tentang aspek ibadah
“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual. Melalui manasik haji terintegrasi ini, para jemaah diharapkan memahami dengan baik rukun, wajib, dan sunnah haji, serta tata cara pelaksanaan ibadah sesuai tuntunan syariat Islam,” ujar Eka Saprudin.
Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kesabaran, toleransi, dan kepatuhan, mengingat pelaksanaan ibadah haji melibatkan jutaan umat Islam dari berbagai negara dengan latar belakang yang berbeda-beda.
Pemkab Kotabaru, berkomitmen mendukung penyelenggaraan ibadah haji yang aman, tertib, lancar, dan nyaman melalui sinergi lintas sektor.
Sekda berharap seluruh calon jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan kelak kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabruroh.
Semenara itu, kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi ini dilaksanakan selama lima hari, mulai Rabu, 11 Februari hingga Minggu, 15 Februari 2026, dengan pembagian jadwal kelompok 1 dan 2.
Jumlah keseluruhan jemaah calon haji Kabupaten Kotabaru tahun 2026 sebanyak 303 orang, yang terbagi dalam dua kloter, yakni kloter 13 dan 19.
Dari jumlah tersebut, jemaah laki-laki sebanyak 130 orang dan jemaah perempuan 173 orang.
Baca juga: Wabup HSS harapkan manasik haji bekal pengetahuan berharga bagi calon haji
Jamaah tertua tercatat atas nama Norma Mangacil Abdullah (87 tahun) asal Kecamatan Kelumpang Utara, sedangkan jemaah termuda adalah Muhammad Fathan Nur Qolbiy (18 tahun) dari Kecamatan Pulau Laut Sigam.
