Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda di Banjarmasin, Rabu, mengapresiasi pelaksanaan rapat akhir tahun Komite Ekraf periode 2025-2029 yang sekaligus merumuskan arah kebijakan tahun depan.
Baca juga: Pemkot Banjarmasin pacu ASN wujudkan birokrasi moderen
Menurut dia, rapat akhir tahun ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi momentum penting untuk melihat capaian, memahami tantangan, serta menentukan arah pengembangan ekonomi kreatif ke depan.
"Ekonomi kreatif adalah salah satu kekuatan baru kota kita. Dengan 17 subsektor yang beragam, mulai dari kuliner, kriya, musik, fesyen, aplikasi dan game, film, fotografi, seni pertunjukan hingga desain, kita memiliki ruang besar untuk terus tumbuh dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat," ujarnya.
Ananda yang menjabat Dewan Pengarah Komite Ekraf Kota Banjarmasin memaparkan lima arahan strategis yang menjadi pedoman dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin.
Yang pertama, kata Ananda, pengembangan Ekraf yang berkelanjutan dan terintegrasi, yakni pentingnya kolaborasi antar subsektor agar kreativitas dan nilai ekonomi dapat saling menguatkan.
Kemudian yang kedua, kata Ananda, penguatan ekosistem Ekraf, yakni pengembangan talenta, literasi digital, akses permodalan, ruang publik kreatif dan dukungan regulasi harus berjalan searah guna memberikan ruang bagi pelaku kreatif untuk menunjukkan karya serta mengembangkan usaha.
Baca juga: Banjarmasin kampanyekan 16 hari anti-kekerasan terhadap perempuan
Selanjutnya yang ketiga, menurut Ananda, fokus pada dampak nyata, yakni setiap program Ekraf harus memiliki indikator yang jelas, terutama terkait kontribusi terhadap lapangan kerja, pemberdayaan komunitas, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Adapun yang keempat menurut Ananda adalah kedekatan dengan komunitas. Karena ekonomi kreatif tumbuh dari ide dan jejaring komunitas.
"Karena itu, komite diminta untuk selalu dekat dengan para pelaku, mendengar masukan mereka, serta memastikan hadirnya fasilitasi dari pemerintah," ujarnya.
Kemudian yang kelima, Ananda menyampaikan untuk memperkuat publikasi dan positioning kota.
Menurut dia, Kota Banjarmasin diharapkan mampu tampil sebagai kota kreatif yang dinamis, memberi ruang berekspresi bagi generasi muda dan menjadikan karya kreatif sebagai bagian dari identitas kota.
"Semoga capaian yang telah diraih dapat terus ditingkatkan dan kekurangan yang ada dapat diperbaiki secara terbuka dan konstruktif. Semoga menghasilkan langkah terbaik untuk kemajuan ekonomi kreatif di Kota Banjarmasin yang maju dan sejahtera," ujarnya.
Baca juga: DPRD Banjarmasin bakal sosialisasikan pra-raperda ke masyarakat
