Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, telah merealisasikan program Tabalong Pasti Sehat dengan memberikan bantuan biaya kepada 2.251 pendamping pasien di RSUD H Badaruddin Kasim maupun tiga puskesmas rawat inap.
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani menyebutkan hingga 8 November 2025 sebanyak 1.761 pendamping pasien di RSUD H Badaruddin Kasim telah menerima bantuan dengan total dana Rp668,2 juta dari target 7.300 pendamping pasien dengan anggaran Rp3,75 miliar.
Bantuan pendamping pasien di puskesmas rawat inap, masing-masing Puskesmas Haruai, Muara Uya dan Kelua, terealisasi sebanyak Rp157,6 juta untuk 490 pendamping dari target 3.400 pendamping (Rp1,7 miliar).
Baca juga: Bupati H Fani luncurkan program Tabalong Pasti Sehat
"Kita ingin meringankan beban keluarga pasien dengan memberi bantuan pendamping baik yang rawat inap d rumah sakit maupun puskesmas," jelas Noor Rifani, Ahad.
Para pendamping pasien menerima bantuan Rp100 ribu per hari (maksimal 5 hari rawat inap) baik di RSUD H Badaruddin Kasim maupun puskesmas rawat inap.
Sementara itu, capaian Universal Health Care (UHC) atau cakupan kesehatan semesta tahun ini melampaui 100 persen sebagai bukti jumlah jiwa yang didaftarkan melebihi proyeksi target awal.
"Untuk UHC sebanyak 104.982 jiwa atau 100,59 persen melebihi target awal," tambah Bupati.
Progres Tabalong Pasti Sehat berupa Layanan Homecare sebanyak 17.497 pasien telah dikunjungi atau 85,64 persen dari target 20.430 pasien pada tahun 2025.
Baca juga: Puskesmas Tanta Tabalong layani "homecare" bagi 705 pasien
