Banjarbaru (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polda Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru memanfaatkan pekarangan di lahan sekitar bangunan dengan menanam pohon pepaya yang buahnya bisa diperuntukkan sajian pelengkap menu makan bergizi gratis (MBG).
"Ada sekitar 20 pohon pepaya kami tanam dan semuanya mulai berbuah, dalam waktu tidak terlalu lama lagi bisa dipanen," kata Kepala SPPG Muhammad Bayu Ramadhan di Banjarbaru, Senin.
Pepaya merupakan buah kaya nutrisi, seperti vitamin A, C, dan K, serta folat, kalium, serat, dan antioksidan.
Baca juga: SPPG Polda Kalsel menjaga higienitas MBG sampai di sekolah
Kandungan ini bermanfaat meningkatkan kesehatan pencernaan, mata, jantung, kulit, dan sistem kekebalan tubuh.
Diakui Bayu, buah menjadi menu wajib dalam setiap sajian MBG bagi siswa sekolah penerima manfaat.
Untuk menjamin kesegarannya terjaga, pihaknya selama ini mengutamakan buah pisang, lengkeng ataupun jeruk lantaran kulitnya tidak perlu dikupas ketika dimasukkan dalam piring saji atau ompreng.
Jika ketiga buah tersebut tidak tersedia, baru SPPG yang beralamat di Jalan Salak Timur, Kelurahan Guntung Paikat, Kota Banjarbaru itu menyediakan buah alternatif, termasuk pepaya.
Baca juga: Melihat aktivitas dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
Pemanfaatan lahan pekarangan di SPPG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari itu sesuai arahan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan agar tidak ada lahan yang sia-sia tanpa dimanfaatkan.
Sebagaimana inovasi sang kapolda mendukung program ketahanan dan swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto dengan memanfaatkan lahan tidur jenis rawa gambut seluas 200 hektare di Kabupaten Banjar yang selama ini rawan terbakar setiap musim kemarau menjadi produktif untuk budidaya jagung.
