• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Rabu, 11 Februari 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:13

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

  • Nasional
    • BPOM temukan 41 obat berbahan alam mengandung kimia

      BPOM temukan 41 obat berbahan alam mengandung kimia

      Rabu, 11 Februari 2026 14:15

      Menteri Nusron pastikan penyelesaian kasus pembatalan sertifikat di Kotabaru

      Menteri Nusron pastikan penyelesaian kasus pembatalan sertifikat di Kotabaru

      Rabu, 11 Februari 2026 13:56

      Semeru pagi tadi masih erupsi, tinggi letusannya 1.000 meter

      Semeru pagi tadi masih erupsi, tinggi letusannya 1.000 meter

      Rabu, 11 Februari 2026 13:43

      Kemlu: Setiap kontribusi RI di Gaza berlandaskan Solusi Dua Negara

      Kemlu: Setiap kontribusi RI di Gaza berlandaskan Solusi Dua Negara

      Selasa, 10 Februari 2026 20:49

      Kemenhaj perkenalkan Beras Haji Nusantara untuk konsumsi jamaah

      Kemenhaj perkenalkan Beras Haji Nusantara untuk konsumsi jamaah

      Selasa, 10 Februari 2026 13:55

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • Liga futsal Indonesia diharapkan setara Liga Spanyol

        Liga futsal Indonesia diharapkan setara Liga Spanyol

        Senin, 9 Februari 2026 22:31

        Erick sebut sukses atlet para renang Jendi Pangabean menginspirasi

        Erick sebut sukses atlet para renang Jendi Pangabean menginspirasi

        Senin, 9 Februari 2026 16:39

        Laga uji coba pertama, Indonesia U-17 ditaklukkan China 0-7

        Laga uji coba pertama, Indonesia U-17 ditaklukkan China 0-7

        Senin, 9 Februari 2026 0:34

        Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Jepang dan Korsel juara baru

        Kejuaraan Beregu Asia 2026 - Jepang dan Korsel juara baru

        Senin, 9 Februari 2026 0:12

        IBL 2026 - Kesatria bungkam Pacific Caesar dengan selisih 25 poin

        IBL 2026 - Kesatria bungkam Pacific Caesar dengan selisih 25 poin

        Minggu, 8 Februari 2026 23:39

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        ULM cetak doktor pertama Administrasi Pendidikan dengan nilai cumlaude

        ULM cetak doktor pertama Administrasi Pendidikan dengan nilai cumlaude

        Selasa, 10 Februari 2026 15:56

        ULM libatkan dosen dan mahasiswa bantu layanan Posbankum

        ULM libatkan dosen dan mahasiswa bantu layanan Posbankum

        Rabu, 4 Februari 2026 21:25

        ULM sediakan 7.061 kursi untuk mahasiswa baru 2026

        ULM sediakan 7.061 kursi untuk mahasiswa baru 2026

        Selasa, 3 Februari 2026 16:41

        ULM raih penghargaan BPJS Kesehatan berkat digitalisasi layanan LMMC

        ULM raih penghargaan BPJS Kesehatan berkat digitalisasi layanan LMMC

        Selasa, 3 Februari 2026 16:39

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional hak Tukin dosen 2020-2024

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional hak Tukin dosen 2020-2024

        Rabu, 4 Februari 2026 21:33

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional terkait hak Tukin dosen 2020-2024

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional terkait hak Tukin dosen 2020-2024

        Selasa, 3 Februari 2026 19:44

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Selasa, 23 Desember 2025 19:48

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Jumat, 19 Desember 2025 23:20

    • English News
      • Ministry informs 1,852 containers of Indonesian shrimp enter US market

        Ministry informs 1,852 containers of Indonesian shrimp enter US market

        Selasa, 10 Februari 2026 22:55

        HST Eco Youth Movement to enhance youth capacity in waste management

        HST Eco Youth Movement to enhance youth capacity in waste management

        Selasa, 10 Februari 2026 22:41

        Banjarmasin Penitentiary reduces unemployment through SAE program

        Banjarmasin Penitentiary reduces unemployment through SAE program

        Selasa, 10 Februari 2026 21:57

        Indonesian govt denies plan to place police under any ministry

        Indonesian govt denies plan to place police under any ministry

        Selasa, 10 Februari 2026 0:34

        Indonesia to use D-8 chairmanship to bolster Muslim economies

        Indonesia to use D-8 chairmanship to bolster Muslim economies

        Selasa, 10 Februari 2026 0:15

    • Infografik
    • Foto
      • Teknik Sipil UNIVSM teken MoU dengan PT Dinar Energi Utama

        Teknik Sipil UNIVSM teken MoU dengan PT Dinar Energi Utama

        Sabtu, 31 Januari 2026 22:46

        PLN Kalselteng-Poliban sinergi dorong kompetensi vokasi kendaraan listrik melalui Elvi Sukesi

        PLN Kalselteng-Poliban sinergi dorong kompetensi vokasi kendaraan listrik melalui Elvi Sukesi

        Sabtu, 31 Januari 2026 20:42

        Dirut PLN dampingi Menhan resmikan operasional pabrik prekursor baterai

        Dirut PLN dampingi Menhan resmikan operasional pabrik prekursor baterai

        Sabtu, 31 Januari 2026 7:05

        YBM PLN UID Kalselteng serahkan bantuan korban banjir di Kecamatan Halong

        YBM PLN UID Kalselteng serahkan bantuan korban banjir di Kecamatan Halong

        Jumat, 30 Januari 2026 21:12

        DPRD Tanah Bumbu paripurnakan Raperda APBD 2026

        DPRD Tanah Bumbu paripurnakan Raperda APBD 2026

        Senin, 26 Januari 2026 20:06

    • Video
      • Bekali keterampilan warga binaan, Lapas Banjarmasin luncurkan SAE

        Bekali keterampilan warga binaan, Lapas Banjarmasin luncurkan SAE

        Selasa, 10 Februari 2026 23:13

        Polda Kalsel musnahkan 67,6 kg sabu jaringan Fredy Pratama

        Polda Kalsel musnahkan 67,6 kg sabu jaringan Fredy Pratama

        Senin, 9 Februari 2026 22:02

        Pemkot Banjarmasin pacu peningkatan produk lokal, kurasi 50 hasil IKM

        Pemkot Banjarmasin pacu peningkatan produk lokal, kurasi 50 hasil IKM

        Senin, 9 Februari 2026 20:44

        Pemulihan 12 ribu hektare lahan pertanian Kalsel yang terendam banjir

        Pemulihan 12 ribu hektare lahan pertanian Kalsel yang terendam banjir

        Jumat, 6 Februari 2026 19:16

        Mitigasi banjir, Banjarmasin normalisasi sungai Japri Zam Zam

        Mitigasi banjir, Banjarmasin normalisasi sungai Japri Zam Zam

        Kamis, 5 Februari 2026 23:02

    Gotong royong membangun pondok pesantren yang aman dan nyaman

    Jumat, 17 Oktober 2025 13:09 WIB

    Gotong royong membangun pondok pesantren yang aman dan nyaman

    Dirjen Cipta Karya KemenPU Dewi Chomistriana (tengah) dan jajaran didampingi pengasuh Ponpes Tremas melakukan audit kelaikan bangunan Pondok Pesantren Tremas, Pacitan, Jawa Timur, Jumat (10/10/2025). KemenPU bersama Kemenko Pemberdayaan Manusia menargetkan audit konstruksi bangunan tua 80 ponpes besar dengan jumlah santri di atas 1000 orang di seluruh Indonesia tuntas hingga akhir 2025 untuk mencegah insiden rubuhnya bangunan Ponpes Al Khoziny Sidoarjo terulang. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko/nz

    Jakarta (ANTARA) - “Bagaimana suatu bangunan akan berdiri kokoh, bila satu tangan membangun dan tangan lain menghancurkan?” Kalimat bijak penyair Timur Tengah berabad lalu itu seolah kembali relevan di tengah upaya besar negara dalam memperkuat pondok pesantren.

    Ia menjadi cermin sederhana tentang arti gotong royong dalam pembangunan, bahwa kekuatan sejati tidak pernah lahir dari kerja yang terpecah, melainkan dari kebersamaan yang mengakar, termasuk dalam konteks pondok pesantren.

    Nilai gotong royong itu, kini tumbuh kembali lewat upaya nyata pemerintah dalam mendampingi pondok pesantren agar menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para santri di Indonesia.

    Setelah insiden bangunan pesantren yang ambruk dan berbagai persoalan infrastruktur yang mengemuka, pemerintah mulai menata arah baru demi memastikan setiap ruang pendidikan berdiri di atas fondasi keselamatan dan kebersamaan.

    Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, dan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) menandai babak baru itu lewat penandatanganan kesepakatan bersama tentang sinergi penyelenggaraan infrastruktur pesantren.

    Kesepakatan ini lahir dari kesadaran bahwa pesantren, di mana sebagian besar berdiri atas swadaya masyarakat, dan tidak bisa dibiarkan berjuang sendirian menghadapi tantangan teknis dan administratif pembangunan.

    Gotong royong

    Kementerian PU berperan sebagai pengampu pendampingan teknis, mulai dari perizinan, hingga sertifikasi bangunan. Melalui layanan hotline 158, pesantren di berbagai daerah, kini dapat mengakses konsultasi langsung terkait rencana pembangunan.

    Pemerintah, bahkan telah menyiapkan prototipe desain untuk bangunan sederhana di bawah dua lantai agar pengurus pesantren mudah memperoleh panduan yang sesuai standar. Untuk bangunan bertingkat, rancangan prototipe sedang disiapkan agar setiap pembangunan tetap memperhatikan faktor keamanan.

    Pendampingan ini pada tahap awal mencakup delapan provinsi dengan jumlah pesantren terbanyak, yakni Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.

    Pemerintah menargetkan agar seluruh pondok pesantren di wilayah tersebut mendapat perhatian dan bimbingan teknis secara bertahap.

    Di sisi lain, Kementerian Agama mencatat terdapat lebih dari 42 ribu pondok pesantren di seluruh Indonesia dan hampir seluruhnya berstatus swasta.

    Artinya, sebagian besar pesantren itu tumbuh dari keikhlasan masyarakat, tanpa dukungan penuh dari negara. Kondisi itu membuat banyak pesantren berdiri di lokasi yang tidak selalu aman, seperti di lereng bukit, tepian sungai, bahkan di area rawan longsor.

    Banyak di antaranya juga dibangun tanpa izin resmi, karena para pengelola menghadapi rumitnya perizinan dan biaya administrasi yang tinggi.

    Melihat kenyataan tersebut, pemerintah berkomitmen untuk mempermudah proses perizinan, sekaligus menjaga aspek keselamatan.

    Langkah awal dilakukan dengan menggandeng perguruan tinggi keagamaan, seperti UIN dan IAIN, yang memiliki fakultas teknik untuk membantu audit dan pemeriksaan teknis bangunan.

    Pemerintah juga menyiapkan kebijakan keringanan izin pembangunan agar pesantren tidak terbebani biaya administrasi yang memberatkan.

    Dalam arah kebijakan nasional, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap pesantren. Tiga pesan utama disampaikan kepada jajarannya, yakni memastikan keselamatan dan kenyamanan belajar santri, memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan solusi bagi masyarakat pesantren, dan melanjutkan tradisi historis hubungan kuat antara pemimpin bangsa dengan para ulama.

    Presiden, bahkan menegaskan agar bantuan pembangunan dan renovasi diberikan secara prioritas kepada pesantren yang berada di wilayah rawan bencana, memiliki jumlah santri lebih dari seribu, dan mengalami kesulitan melanjutkan pembangunan.

    Filosofi pembangunan ini tidak berhenti pada aspek fisik semata. Pemerintah menekankan agar setiap langkah pembangunan di pesantren tetap berpijak pada nilai gotong royong dan kemandirian masyarakat.

    Semangat itu diwujudkan melalui program pelatihan dan sertifikasi bagi para pengurus pesantren agar menjadi tenaga kerja konstruksi yang terampil dan bersertifikat, yang disediakan secara gratis oleh Kementerian PU sebagai upaya mengubah semangat kerja sukarela menjadi kompetensi yang diakui.

    Selama ini, banyak pesantren dibangun oleh santri dan masyarakat sekitar secara swadaya, tanpa pemahaman teknis konstruksi yang memadai. Dengan pelatihan, para pengurus pondok pesantren dapat membangun institusi pendidikannya sendiri dengan cara yang benar, aman, dan memenuhi standar bangunan.

    Pendekatan ini juga menjawab kritik sebagian pihak yang menilai bahwa kerja gotong royong di pesantren berisiko menimbulkan eksploitasi terhadap santri.

    Pemerintah menegaskan bahwa kegiatan tersebut tetap dijalankan secara proporsional, dengan pembagian tugas yang sesuai kemampuan.

    Inisiatif baru ini meneguhkan kembali karakter khas pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis masyarakat yang tumbuh dari nilai keikhlasan. Karena itu, dukungan negara menjadi penting agar keterbatasan infrastruktur tidak lagi menghalangi mereka menimba ilmu.

    Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat menegaskan bahwa keselamatan santri menjadi jargon utama dalam setiap pembangunan infrastruktur pendidikan. Pemerintah daerah diharapkan berperan aktif memastikan bahwa setiap proyek pembangunan pesantren mendapat pengawasan dan pendampingan memadai.

    Audit bangunan, kemudahan persetujuan gedung, serta pendampingan teknis dilakukan agar tidak ada lagi pesantren yang terabaikan. Semua langkah ini bermuara pada satu cita-cita besar, yaitu menghadirkan lingkungan pendidikan yang layak, aman, dan nyaman bagi setiap santri dari Sabang sampai Merauke.

    Warisan peradaban

    Pesantren telah menjadi bagian dari perjalanan panjang bangsa, jauh sebelum Indonesia merdeka. Ia tumbuh dari semangat dakwah dan pendidikan yang sederhana, tapi memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter bangsa.

    Dari surau kecil di desa, hingga pondok pesantren modern di kota, pesantren menjadi pusat pembelajaran agama, ilmu pengetahuan, dan nilai-nilai kebangsaan.

    Di masa penjajahan, banyak tokoh pergerakan nasional lahir dari lingkungan pesantren. Sebut saja KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Dahlan, KH Wahid Hasyim, KH Ahmad Sanusi, dan KH Abdul Halim adalah di antara mereka yang menggabungkan semangat keislaman dengan cita-cita kemerdekaan.

    Dari pesantren pula lahir gagasan kemandirian bangsa, perjuangan tanpa pamrih, serta pandangan bahwa membela tanah air adalah bagian dari iman.

    Setelah kemerdekaan, banyak tokoh negarawan yang berakar dari tradisi pesantren melanjutkan pengabdian mereka di panggung nasional. Sosok seperti KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menjadi simbol modernisasi pemikiran Islam dan pluralisme yang berpijak dari nilai-nilai pesantren.

    Dari generasi ke generasi, pesantren terus melahirkan tokoh-tokoh yang memainkan peran penting dalam pembangunan bangsa. Ada akademisi, birokrat, hingga aktivis sosial yang membawa semangat kesederhanaan dan keikhlasan ala santri ke ruang publik.

    Dari mereka, lahir pandangan bahwa gotong royong bukan sekadar budaya, tapi strategi hidup bersama dalam membangun bangsa. Maka dari itu, ketika satu pesantren berdiri dengan baik, sejatinya seluruh bangsa turut menegakkan pilar-pilar peradaban itu.

    Pemerintah, masyarakat, dan para santri, kini berjalan dalam irama yang sama dalam memperkuat pesantren dengan cara yang lebih aman, lebih ilmiah, dan tetap berakar pada nilai gotong royong.

    Bangunan yang kokoh tidak akan lahir dari tangan yang saling melemahkan. Ia lahir dari tangan-tangan yang saling menopang, dari kesadaran bahwa setiap batu yang diletakkan adalah doa bagi masa depan bangsa.

    Di sinilah makna gotong royong menemukan bentuk paling luhur, melalui kerja sama yang menyatukan iman, ilmu, dan cita-cita untuk membangun Indonesia dari pesantren. Negara hadir untuk menguatkan ikhtiar insan pesantren yang ikut membangun negeri ini.

    Editor: Masuki M. Astro
    ​​​​​





    Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Artikel: Gotong royong membangun pondok pesantren yang aman dan nyaman

    Pewarta: Sean Filo Muhamad
    Uploader : Mahdani
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Prof Sur, dosen ULM yang hasilkan 286 artikel nasional dan internasional

    Prof Sur, dosen ULM yang hasilkan 286 artikel nasional dan internasional

    18 November 2025 19:20

    Kecaman dunia terhadap Israel menggema di Majelis Umum PBB

    Kecaman dunia terhadap Israel menggema di Majelis Umum PBB

    6 Oktober 2024 15:41

    Pasang-surut dinamika sepak bola nasional selama 2023 (2)

    Pasang-surut dinamika sepak bola nasional selama 2023 (2)

    4 Januari 2024 05:41

    Victor Osimhen, Indonesia, dan warisan Piala Dunia U-17

    Victor Osimhen, Indonesia, dan warisan Piala Dunia U-17

    27 November 2023 20:53

    Membongkar keunikan manusia dalam konteks psikologi budaya

    Membongkar keunikan manusia dalam konteks psikologi budaya

    24 November 2023 15:47

    Artikel - Mencegah boros makanan demi ketahanan pangan

    Artikel - Mencegah boros makanan demi ketahanan pangan

    29 Agustus 2023 16:38

    Artikel - Membumikan kembali permainan tradisional anak-anak

    Artikel - Membumikan kembali permainan tradisional anak-anak

    24 Juli 2023 06:24

    Artikel -  Soliditas dan netralitas ASEAN terus diuji

    Artikel - Soliditas dan netralitas ASEAN terus diuji

    15 Juli 2023 21:03

    Terpopuler

    Polda Kalsel kerahkan 500 personel amankan haul ke-6 Guru Zuhdi

    Polda Kalsel kerahkan 500 personel amankan haul ke-6 Guru Zuhdi

    Wali Kota Banjarmasin rotasi 124 pejabat untuk tingkatkan pelayanan

    Wali Kota Banjarmasin rotasi 124 pejabat untuk tingkatkan pelayanan

    Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat lingkup Pemprov Kalsel

    Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat lingkup Pemprov Kalsel

    Polresta Banjarmasin gelar sertijab sejumlah pejabat berganti

    Polresta Banjarmasin gelar sertijab sejumlah pejabat berganti

    Tambah U-turn penuhi aspirasi masyarakat Handil Bakti Batola Kalsel

    Tambah U-turn penuhi aspirasi masyarakat Handil Bakti Batola Kalsel

    Top News

    • Polda Kalsel musnahkan 67 kg sabu dan 30.766,5 ekstasi jaringan Fredy Pratama

      Polda Kalsel musnahkan 67 kg sabu dan 30.766,5 ekstasi jaringan Fredy Pratama

      9 Februari 2026 18:34

    • Banjarmasin siapkan 500 kegiatan jadi penggerak ekonomi rakyat

      Banjarmasin siapkan 500 kegiatan jadi penggerak ekonomi rakyat

      8 Februari 2026 20:59

    • Piala Asia Futsal 2026 - Indonesia gagal juara, kalah adu penalti

      Piala Asia Futsal 2026 - Indonesia gagal juara, kalah adu penalti

      7 Februari 2026 22:31

    • KPK OTT di KPP Banjarmasin Kalsel

      KPK OTT di KPP Banjarmasin Kalsel

      4 Februari 2026 14:08

    • Ubed juarai Thailand Masters 2026, tumbangkan tuan rumah

      Ubed juarai Thailand Masters 2026, tumbangkan tuan rumah

      1 Februari 2026 21:12

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA