Banjarbaru (ANTARA) - Drone jenis UAV-VTOL (Unmanned Aerial Vehicle Vertical Take-Off and Landing) milik Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengalami jatuh dalam operasi pencarian Helikopter BK 117-D3 yang mengalami kecelakaan di pegunungan Mangkilang, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu.
"Insiden terjadi ketika drone melakukan penerbangan di area terbuka Km 80 Desa Emil Baru, Kecamatan Mantewe menuju titik koordinat oleh KNKT yang diduga sebagai posisi jatuhnya helikopter BK 117-D3," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi di Banjarbaru, Jumat.
Baca juga: 99 persen kotak hitam helikopter jatuh di Kalsel masih terbaca
Adam menyebut di lokasi jatuhnya drone yang dioperasikan Direktorat Samapta Polda Kalsel itu terdapat adanya perubahan cuaca dan medan magnet yang besar.
Lokasi jatuh drone tersebut diperkirakan hampir menyerupai peristiwa yang dialami Helikopter BK 117-D3 yang jatuh pada Senin (1/9) lalu pada titik koordinat serupa.
Dia menegaskan meskipun mengalami insiden dengan jatuhnya drone, operasi pencarian sama sekali tidak terhenti.
Tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas dan relawan terus melanjutkan upaya dengan intensitas yang tinggi menggunakan metode penyisiran darat dan udara.
Baca juga: Satu korban heli jatuh di Kalsel sempat kirim SMS kepada keluarga
"Setelah para korban berhasil dievakuasi, kini tim gabungan berupaya mengangkat puing-puing bangkai helikopter," jelasnya.
Diketahui, delapan jasad korban penumpang Helikopter BK 117-D3 telah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin pada Jumat dini hari.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo menyatakan lima jasad korban bisa dikenali dengan mudah oleh dokter forensik, sedangkan tiga jasad lainnya tidak bisa dikenali karena hangus.
Baca juga: Keluarga dampingi identifikasi korban heli jatuh di Kalsel

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Drone Polda Kalsel jatuh saat pencarian helikopter di Tanah Bumbu
