Banjarmasin (ANTARA) - Sebanyak 1.500 mahasiswa dari 194 perguruan tinggi di Indonesia lolos seleksi untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) XVIII-2025 di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada 5 hingga 9 Oktober mendatang.
"Ada15 cabang lomba mulai tartil, tahfidz, syarhil, hingga cabang keilmuan seperti desain aplikasi Al Quran dan debat bahasa Arab-Inggris," kata Ketua Dewan Hakim MTQMN Prof Said Agil Husin Al Munawar di Banjarmasin, Kamis.
Baca juga: Mahasiswa kedokteran ULM buka Kelas Himung di SDN 2 Karang Intan
Said Agil secara khusus datang ke ULM bersama tim Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk melihat kesiapan pelaksanaan MTQMN.
Tim kementerian itu melakukan visitasi berbagai venue, mulai dari kampus Banjarbaru untuk pembukaan dan penutupan hingga sejumlah fakultas di Banjarmasin.
"Tidak salah Belmawa memilih ULM sebagai penyelenggara MTQMN kali ini,” ungkapnya.
Said Agil yang dikenal sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Gotong Royong Presiden Megawati Soekarnoputri menilai ULM sangat layak menjadi tuan rumah dengan segala kesiapannya.
"Kerja keras panitia terlihat nyata, kami optimistis pelaksanaan MTQMN 2025 akan berjalan lancar,” ucapnya.
Baca juga: ULM hadirkan praktik pembuatan pupuk organik di Desa Karang Intan
Rektor ULM Prof. Ahmad Alim Bachri mengatakan ULM telah menyiapkan venue utama di kampus Banjarbaru serta sejumlah lokasi lomba di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Teknik, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Banjarmasin.
“Kami tinggal memantapkan koordinasi dengan pemda agar penjemputan kafilah nantinya bisa berjalan semeriah penyelenggaraan POMNAS lalu,” jelasnya.
Total jumlah kontingen diperkirakan mencapai 3.000 hingga 4.000 orang, termasuk pendamping.
Prof. Alim menyatakan terpilih sebagai tuan rumah MTQMN merupakan prestasi tersendiri bagi ULM dan Kalimantan Selatan.
Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah perlombaan, tetapi juga upaya nyata untuk membumikan Al Quran di kalangan mahasiswa sekaligus memperkuat citra ULM sebagai universitas unggul di Indonesia bagian tengah.
Baca juga: Dosen Pendidikan Kimia ULM latih guru kembangkan E-Modul Kimia berbasis lahan basah

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: 1.500 mahasiswa dari 194 perguruan tinggi lolos seleksi MTQMN di ULM
