Martapura (ANTARA) - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 wilayah Kodim 1006/Banjar, Kalimantan Selatan menuntaskan sasaran utama berupa pembukaan jalan desa sepanjang 10.000 meter atau 10 kilometer guna mempermudah akses bagi petani di Desa Belimbing Baru, Kecamatan Sungai Pinang.
Komandan Resor Militer (Danrem) 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus di Martapura, Kamis, mengatakan TMMD kali ini merealisasi berbagai target signifikan, baik sasaran fisik maupun nonfisik.
Baca juga: TMMD sasar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Banjar dan Banjarmasin
“Capaian TMMD ke-125 Kodim 1006/Banjar merealisasi berbagai target signifikan, baik sasaran fisik maupun nonfisik,” ujar Ilham mewakili amanat Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, saat penutupan TMMD di Halaman Kantor BPBD Kabupaten Banjar.
Selain pembukaan jalan, sasaran fisik lainnya meliputi pengerasan jalan sepanjang 4.600 meter, pembuatan dua unit jembatan kayu, dan satu unit box culvert.
Sedangkan, sasaran tambahan terdiri dari rehabilitasi mushola, rumah tidak layak huni, MCK, poskamling, pembangunan lima titik sumur bor, penanaman 200 bibit pohon, serta kegiatan ketahanan pangan, pembersihan lingkungan, dan pencegahan stunting.
“Kami berharap infrastruktur ini dapat membantu masyarakat, terutama untuk kelancaran membawa hasil pertanian. Jalan yang dulunya sulit dilalui kini bisa digunakan lebih mudah,” katanya.
Adapun sasaran nonfisik berupa penyuluhan bela negara, keluarga berencana dan kesehatan, peternakan, hukum, kamtibmas, ketahanan pangan, bahaya narkoba, hingga penyuluhan rekrutmen TNI dan pelayanan kesehatan.
Baca juga: TMMD percepat pembangunan pedesaan di Kabupaten Banjar
Danrem Antasari menyebutkan penutupan ini menandai berakhirnya 30 hari penuh kerja keras sekaligus kolaborasi lintas sektoral dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan nasional.
Menurutnya, TMMD ke-125 mengusung tema Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah yang bermakna TNI, pemerintah, dan masyarakat bersinergi mewujudkan pembangunan merata hingga pelosok desa.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangkitkan kebersamaan, kemandirian, serta semangat gotong royong dan ketahanan nasional di setiap wilayah,” sebutnya.
Ilham pun mengapresiasi Satgas TMMD, Pemkab Banjar, unsur Forkopimda, serta masyarakat yang terlibat. Ia juga meminta maaf apabila ada prajurit yang melakukan tindakan kurang berkenan selama pelaksanaan.
Penutupan TMMD turut dihadiri Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha H, Bupati Banjar Saidi Mansyur, perwakilan Lanal Banjarmasin, Lanud Sjamsudin Noor, Dandim 1006/Banjar, Kapolres Banjar, dan pimpinan SKPD.
Baca juga: Bupati Banjar apresiasi TMMD, buka akses jalan di desa terisolir
