Kandangan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), menyelenggarakan Seminar Manajemen Stres bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), sebagai upaya meningkatkan kesehatan mental, keseimbangan kerja, dan produktivitas ASN.
Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, HUT KORPRI, serta rangkaian Hari Jadi Kabupaten HSS, bertempat di aula Dinas Kesehatan (Dinkes) HSS, Kandangan, Senin.
"Seminar kita bertujuan membantu ASN memahami cara mengelola stres akibat beban kerja, dinamika birokrasi, dan tuntutan kinerja yang meningkat," kata Ketua Panitia Seminar sekaligus Kepala Dinkes HSS Salahuddin.
Pihaknya berharap dengan seminar ini ASN diharapkan mampu bekerja secara profesional, sehat, dan produktif, serta mendukung terwujudnya ASN yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing.
Baca juga: Pembentukan KSB Batu Laki HSS untuk kurangi risiko bencana
Materi yang disampaikan narasumber mencakup teknik dan strategi mengelola tekanan pekerjaan agar stres menjadi energi positif.
"Kita ingin agar ASN semakin menyadari pentingnya kesehatan mental, terbentuk lingkungan kerja yang harmonis dan suportif, serta meningkatnya produktivitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," terang Salahuddin.
Sementara itu, Bupati HSS H Syafrudin Noor, mengatakan seminar memiliki makna penting dalam membangun aparatur yang sehat secara jasmani dan rohani.
Menurut bupati, para ASN, selaku pelayan publik, sering dihadapkan pada berbagai tekanan pekerjaan, tuntutan pelayanan, serta dinamika organisasi yang dapat menimbulkan stres.
"Jika tidak dikelola dengan baik, stres tersebut dapat berdampak pada penurunan kinerja, kesehatan mental, dan produktivitas kerja," ucap bupati.
Baca juga: Bupati HSS tekankan pentingnya jaga dan lestarikan olahraga masyarakat
Karena itu, menurut bupati, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas ASN agar mampu menjaga keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan kesehatan pribadi.
Manajemen stres tidak hanya tentang menghindari tekanan, tetapi bagaimana mengelola diri, mengatur emosi, dan menumbuhkan ketenangan dalam menghadapi berbagai situasi kerja.
"Saya berharap seminar ini dapat memberikan wawasan, strategi, serta keterampilan praktis dalam mengelola stres sehingga dapat meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat," harap bupati.
Selain itu, bupati mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan ini momentum meneguhkan komitmen mewujudkan aparatur yang profesional, bersemangat, dan memiliki kesehatan mental yang kuat, karena ASN yang sehat dan bahagia akan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
