Banjarmasin (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Dekranasda Kalsel) gencar mempromosikan kain khas Banjar, Sasirangan pada kegiatan nasional dan internasional untuk mendorong inovasi maupun pengembangan produk agar mampu bersaing di pasar global.

Ketua Dekranasda Kalsel Fathul Jannah bersama jajaran mempromosikan kain khas Banua tersebut pada kegiatan bertajuk Cerita Wastra: Parade Wastra Nusantara di Grand Atrium Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat.

Baca juga: Dekranasda Kalsel diminta tingkatkan pertumbuhan ekonomi daerah

“Promosi ini untuk mendorong para perajin lokal semakin inovatif mengembangkan kain Sasirangan menjadi berbagai macam produk sehingga bisa lebih bersaing, baik di pasar nasional maupun global,” kata Fathul dikonfirmasi di Banjarmasin.

Ia menegaskan kegiatan promosi itu menjadi bentuk komitmen pihaknya memprioritaskan keberlanjutan perajin lokal dalam penguatan ekonomi kreatif daerah.

“Kami berkomitmen menjaga kelestarian dan kemajuan Sasirangan sebagai wastra khas daerah,” ujarnya.

Baca juga: Irmayani dilantik sebagai Ketua Dekranasda Tanah Bumbu

Menurut Fathul, Dekranasda Kalsel terus memfasilitasi perajin lokal agar dapat mengikuti tren produk yang berkembang di pasar nasional hingga internasional.

Berbagai dukungan diberikan, mulai dari pelatihan, pendampingan, fasilitasi alat dan bahan produksi, penyediaan akses bahan baku pewarna alami, hingga teknologi cetak modern.

“Pemprov Kalsel juga membuka akses pemasaran melalui pameran lokal hingga internasional seperti Inacraft dan Parade Wastra Nusantara, dan banyak kegiatan lainnya,” katanya.

Baca juga: Dekranasda Banjar pamerkan Berlian Banjar di Inacraft 2025

 



Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor : Taufik Ridwan

COPYRIGHT © ANTARA 2026