Kegiatan yang berlangsung sejak 28 Juli hingga 1 Agustus 2025 tersebut merupakan langkah strategis PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik menjelang peringatan HUT Ke-80 Republik Indonesia dan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di wilayah setempat.
Baca juga: Digitalisasi dan Beyond kWh hantarkan PLN raih Fortune Global 500
"Kami ingin memastikan di momen penting seperti HUT RI ke-80 dan PSU, listrik di Barito Utara tetap andal," kata General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono dalam keterangan tertulis di Banjarbaru, Selasa.
Sebanyak 60 petugas PDKB dikerahkan dalam kegiatan ini, didukung puluhan petugas pelayanan teknik dan lima unit High Voltage Insulated Skylift atau crane PDKB. Sebanyak 160 titik pekerjaan diselesaikan pada jaringan distribusi tanpa menimbulkan pemadaman listrik berkat metode live line working atau sentuh langsung.
Menurut Iwan, pemeliharaan melalui metode PDKB merupakan wujud komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
"Melalui metode ini, pekerjaan bisa dilakukan tanpa memadamkan listrik, sehingga masyarakat tetap bisa beraktivitas dengan nyaman," ujarnya.
Iwan juga menyampaikan harapan agar seluruh kegiatan masyarakat, baik rangkaian lomba tujuh belasan, acara hiburan rakyat, maupun proses PSU di Barito Utara, berlangsung lancar dan meriah.
Baca juga: Peningkatan pendapatan dorong PLN masuk Fortune Global 500
"Terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara di kegiatan Hargab PDKB. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan sukses, dan PLN siap mendukung penuh demi kenyamanan bersama," katanya.
PLN berharap kegiatan Hargab PDKB ini menjadi langkah preventif yang efektif dalam menjamin pasokan listrik, serta mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dan pemerintahan di Barito Utara.
Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Barito Utara Hery Jhon Setiawan menyatakan dukungan penuh atas program PLN yang dinilai sangat penting, terutama menjelang PSU yang digelar pada 6 Agustus 2025.
"Listrik menjadi kunci agar seluruh proses PSU bisa berjalan lancar. Kami mengapresiasi PLN yang telah menjaga keandalan listrik tanpa pemadaman," ujar Hery Jhon.
Ia menambahkan, menjelang puncak HUT RI ke-80, banyak kegiatan akan digelar mulai dari lomba-lomba hingga hiburan rakyat, sehingga keandalan listrik sangat penting agar seluruh kegiatan berjalan meriah dan tanpa hambatan.
"Acara tujuh belasan di mana-mana pasti membutuhkan listrik. Kami bersyukur PLN sudah melakukan perbaikan dan pemeliharaan tanpa padam. Ini sangat membantu," katanya.
Kegiatan Hargab PDKB di Muara Teweh itu menjadi upaya preventif menjaga pasokan listrik di seluruh wilayah Barito Utara dan melalui langkah itu, PLN optimistis seluruh rangkaian perayaan HUT RI ke-80 dan pelaksanaan PSU di Barito Utara akan berjalan lancar dan meriah.
Baca juga: Marak pasang bendera jelang HUT RI, PLN Kalselteng edukasi soal keselamatan listrik
Pewarta: Yose RizalEditor : Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026