Banjarbaru (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mempercepat penyelesaian Program Listrik Desa (Lisdes) melalui dukungan anggaran belanja tambahan dengan progres pembangunan telah mencapai 44,68 persen.
Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan pada Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Eri Nurcahyanto melalui keterangan tertulis PT PLN UID Kalselteng di Kota Banjarbaru, Selasa, mengatakan program Lisdes adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam mendorong pemerataan akses energi listrik hingga ke pelosok.
"Program itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati listrik yang andal. Kehadiran listrik di desa-desa tidak hanya meningkatkan kualitas hidup, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan mendorong pertumbuhan wilayah," ujarnya yang meninjau lokasi pembantu lisdes di Desa Tumbang Koling, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (18/4).
Baca juga: PLN Kalselteng kejar target rampungkan elektrifikasi desa pada 2027
Peninjauan didampingi General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono, bersama tim UP2K Provinsi Kalimantan Tengah untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana di mana tercatat sebanyak 26 lokasi masih tahap pelaksanaan pekerjaan.
Iwan menegaskan, pengecekan lapangan dilakukan guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai target waktu dan standar kualitas yang telah ditetapkan PLN hingga semua berjalan maksimal.
"Pengecekan menjadi bagian dari upaya kami untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu maupun kualitas. Program Lisdes sangat penting karena menyangkut akses listrik bagi masyarakat yang belum terlayani secara optimal," ucapnya.
Baca juga: PLN Kalselteng dan Dishut Kalsel sepakati pembangunan jaringan listrik desa
Dikatakan Iwan, PLN IUD Kalselteng terus mengoptimalkan seluruh sumber daya sehingga target penyelesaian program tercapai tepat waktu melalui kolaborasi dan dukungan semua pihak agar masyarakat di desa-desa dapat segera menikmati listrik yang andal dan berkelanjutan.
"Program Lisdes menjadi salah satu upaya PLN dalam mendukung pemerataan akses listrik hingga ke wilayah terpencil, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Kasi Umum Desa Tumbang Koling, Hendro, menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam menghadirkan listrik di wilayahnya sehingga seluruh masyarakat desa dapat menikmati pasokan listrik.
"Kami sangat mengapresiasi upaya PLN yang mendorong percepatan pembangunan listrik di desa kami. Kehadiran listrik tentu memberikan dampak yang besar bagi aktivitas masyarakat, terutama mendukung kegiatan ekonomi dan pendidikan," tuturnya.
Ditambahkan, melalui progres yang terus berjalan, PLN UID Kalselteng berkomitmen menuntaskan seluruh pekerjaan Lisdes ABT tepat waktu, sehingga manfaat listrik dapat segera dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.
Pewarta: Yose RizalEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.