Kami bersyukur program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Listrik bukan hanya kebutuhan, tetapi juga menjadi penggerak peningkatan kualitas hidup masyarakat,"
Banjarbaru (ANTARA) - General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Iwan Soelstijono, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan energi berkeadilan melalui program Terang Berkah Ramadan 2026 yang memberikan bantuan pasang baru listrik gratis dan tambah daya bagi masyarakat prasejahtera serta fasilitas umum.
"Kami bersyukur program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Listrik bukan hanya kebutuhan, tetapi juga menjadi penggerak peningkatan kualitas hidup masyarakat," ujar Iwan melalui keterangan tertulis di Banjarbaru, Rabu.
Dijelaskan Iwan, Program Terang Berkah Ramadan 2026 yang digagas PLN UID Kalselteng tidak hanya menghadirkan akses sembako terjangkau, namun juga diwujudkan dalam bentuk bantuan elektrifikasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Iwan menambahkan, program ini diharapkan mampu mendorong aktivitas sosial, pendidikan, dan keagamaan menjadi lebih produktif.
“PLN juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemerataan akses listrik di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” katanya.
Baca juga: Progres Lisdes ABT PLN UID Kalselteng capai 44,68 persen
Melalui program Terang Berkah Ramadan 2026, PLN UID Kalselteng menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebanyak 45 penerima manfaat merasakan dampak positif program meliputi 22 rumah warga prasejahtera, 3 posyandu, 7 sekolah, 15 rumah ibadah, serta 1 pondok pesantren yang mendapatkan sambungan listrik baru.
Ketua Posyandu Manggis di Banjarbaru Aqila, mengaku bersyukur atas bantuan dan merasa kehadiran listrik mandiri sangat membantu operasional pelayanan kesehatan masyarakat.
"Kami sangat bersyukur atas pasang baru listrik PLN secara gratis ini. Akhirnya bisa menikmati listrik secara mandiri," ungkapnya.
Baca juga: Indonesia mempercepat transisi energi bersih lewat 1,3 GW PLTS
Hal senada disampaikan Sofia, warga Desa Kapuh, Kandangan, yang kini dapat menikmati listrik di rumahnya tanpa bergantung pada pihak lain.
"Alhamdulillah, terima kasih PLN atas bantuan ini. Listrik ini pasti sangat bermanfaat bagi keluarga," ucapnya.
Dampak program juga dirasakan di sektor pendidikan. Salah satu tenaga pengajar di SDN 1 Jaweten, Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur Provinsi Kalteng menyebut, bantuan listrik mempermudah kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Selain pasang baru, PLN juga memberikan bantuan tambah daya listrik pada sejumlah fasilitas ibadah, salah satunya Masjid Al-Aman di Guntung Manggis, Banjarbaru.
Pengurus Masjid Al-Aman H Achmadi, mengapresiasi bantuan karena dinilai mendukung kelancaran berbagai aktivitas keagamaan dan sosial di masjid.
"Bantuan tambah daya ini sangat membantu kami dalam mendukung kegiatan ibadah dan aktivitas masyarakat di masjid. Kini kegiatan dapat berjalan lebih nyaman dan lancar," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.