Banjarbaru (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah menyalurkan dua unit mobil ambulans melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) guna memperluas jangkauan layanan kesehatan masyarakat di Kalimantan Tengah.
Bantuan diserahkan kepada Yayasan Barito Lentera Nusantara dan Yayasan Tropical Forest and Land Conservation (TFLC) sebagai upaya memperkuat layanan kemanusiaan, khususnya penanganan kondisi darurat medis di wilayah perkotaan hingga kawasan pinggiran.
Penyerahan bantuan ambulans kepada kedua yayasan tersebut diterima Ketua Yayasan Barito Lentera Nusantara, Beni Parulian Siregar, dari Manager PLN UP3 Palangka Raya Bagus Cahyadi.
General Manager PLN UID Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah Iwan Soelistijono melalui keterangan tertulis di Kota Banjarbaru, Selasa, menegaskan program TJSL PLN diarahkan untuk memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
"Penyaluran ini bagian dari komitmen PLN meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan optimal untuk mendukung layanan kesehatan, khususnya di wilayah yang membutuhkan respons cepat," ujar Iwan.
Baca juga: PLN serahkan ambulans untuk Desa Bumi Harjo di Hari Pahlawan
Baca juga: Peduli kesehatan lansia, PLN Kalselteng gelar medical check up gratis
Menurut Iwan, melalui program TJSL, PLN terus memperluas kontribusi dalam pembangunan sosial lintas sektor sebagai bagian dari upaya berkelanjutan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca juga: PLN Kalselteng perkuat jaringan listrik tingkatkan layanan kesehatan
Baca juga: PLN berikan lima motor listrik kepada pengemudi ojol prasejahtera
Manager PLN UP3 Palangka Raya, Bagus Cahyadi mewakili PLN UID Kalselteng, mengatakan bantuan merupakan bentuk kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya pada sektor kelistrikan, tetapi juga pada kebutuhan sosial mendesak
"Kami ingin hadir tidak hanya saat masyarakat membutuhkan listrik, tetapi juga saat mereka berada dalam situasi darurat medis. Ambulans ini kami pilih, karena keandalannya untuk bermanuver di jalanan kota maupun area pemukiman, sehingga waktu krusial penanganan pasien terpenuhi," ujar Bagus di sela penyerahan di Palangka Raya, Senin (4/5)
Dijelaskan, dua unit ambulans itu telah dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, seperti tabung oksigen hingga automatic roll-in stretcher, yang memungkinkan proses evakuasi pasien berlangsung lebih cepat dan aman.
Ketua Yayasan Barito Lentera Nusantara, Beni Parulian Siregar, mengapresiasi dukungan PLN melalui program TJSL dan menilai bantuan ambulans menjadi sarana penting dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan darurat.
"Ambulans bukan sekadar kendaraan, tetapi harapan bagi masyarakat, baik ibu yang hendak bersalin maupun pasien yang membutuhkan rujukan cepat ke rumah sakit sehingga sangat penting nilainya," kata dia.
Pewarta: Yose RizalEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026