Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memastikan tetap melaksanakan Wisuda ke-125 pada 7 Agustus 2025, meski dokumen ijazah lulusan yang telah dicetak terbakar akibat peristiwa kebakaran gedung rektorat di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Wisudawan akan diberi surat keterangan lulus, sambil menunggu proses percetakan ulang ijazah," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri dalam keterangannya kepada ANTARA di Banjarmasin, Senin.
Baca juga: Labfor Mabes Polri selidiki kebakaran Gedung Rektorat ULM
Alim menjelaskan pihaknya harus melakukan pemesanan ulang kertas ijazah ke Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (PERURI).
Proses percetakan ijazah akan segera dilakukan setelah ULM menerima kertas ijazah dari PERURI.
Menanggapi reaksi masyarakat yang berkembang di media sosial, Alim menegaskan musibah kebakaran ini tidak ada kaitannya dengan verifikasi guru besar yang beberapa hari terakhir telah selesai dilaksanakan Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Baca juga: Gedung Rektorat ULM terbakar hebat
"Ruang bagian kepegawaian yang menyimpan data kepegawaian ULM tidak terbakar dan aman dari musibah kebakaran," tegasnya.
Untuk sementara pelayanan pada Biro Akademik dipindahkan ke gedung Pascasarjana ULM, sedangkan penyelidikan mengenai penyebab musibah kebakaran telah diserahkan kepada pihak kepolisian.
Prof Alim mengajak seluruh civitas akademika untuk bahu membahu memperbaiki keadaan yang terdampak musibah kebakaran serta memohon doa dari seluruh masyarakat agar ULM dapat segera memberikan layanan akademik seperti biasanya.
Baca juga: Verifikasi guru besar oleh Itjen tak berdampak kepada ULM secara institusi
