Rantau (ANTARA) - Sebanyak 31 tim dari lokal dan tamu mengikuti Sepak bola Bupati Tapin Cup 2025 yagn digelar di Lapangan Salam Babaris, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel.
“Bupati Tapin Cup ini bukan sekadar agenda tahunan tapi ruang nyata untuk membina dan memantau perkembangan bakat muda di daerah,” kata Bupati Tapin H Yamani di Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat.
Baca juga: Bupati Tapin nilai layanan adminduk efektif tangani stunting
Ia menyebutkan sepak bola tetap menjadi alat pemersatu masyarakat sekaligus salah satu jalur pembinaan sosial generasi muda.
“Di lapangan, kita bisa lihat karakter pemain terbentuk. Bukan hanya teknik, tapi juga mental dan sportivitas. Itu yang penting,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Andik Pribadi mengatakan turnamen ini bukan hanya ajang gengsi, tapi juga barometer kekuatan tim lokal yang selama ini aktif pada level komunitas.
“Turnamen ini jadi etalase bagi klub dan pemain. Banyak yang ingin menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan di level lebih tinggi,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Tapin salurkan bonus untuk juara MTQ ke-36 tingkat Provinsi
Andik mengungkapkan sebanyak 26 tim berasal dari berbagai kecamatan di Tapin, sementara lima lainnya datang dari Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Selatan.
"Turnamen akan berlangsung selama 15 hari ke depan, memperebutkan total hadiah sebesar Rp85 juta," kata Andik.
Di balik euforia kompetisi, tensi tetap harus dijaga, ucap Andik, panitia telah menekankan kepada seluruh klub dan pemain yang berlaga untuk menjunjung sportivitas dan profesionalitas di setiap pertandingan.
“Jangan ada niat mencederai lawan. Kita ingin pertandingan yang seru, tapi tetap aman,” tambahnya.
Melalui Bupati Tapin Cup 2025, Andik berharap dapat menyajikan duel ketat yang tak hanya menentukan juara, tapi juga menyoroti siapa saja pemain muda yang layak naik kelas.
Baca juga: Pemkab Tapin tindaklanjuti kerusakan plafon RSUD Datu Sanggul
