Amuntai, Kalsel (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar seminar penanggulangan penyakit degeneratif dan kanker untuk meningkatkan pengetahuan dan deteksi dini dalam membangun kualitas hidup sehat, sekaligus peringati Hari Kanker Sedunia.
Penjabat (Pj) Bupati HSU, Zakly Asswan, mengharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah penyakit degeneratif dengan menjalani perilaku hidup sehat.
"Cek kesehatan secara berkala, rajin aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat yang cukup dan kelola stress," ungkapnya, dilaporkan Senin.
Dia menambahkan, penyakit kanker merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia perlu dicegah sedini mungkin.
"Dengan menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga hingga menjauhi faktor-faktor penyebab kanker," ujarnya.
Dia mengajak masyarakat HSU untuk segera melakukan pengobatan bila mengalami tanda dan gejala kanker serta patuh menjalani pengobatan bagi penderitanya.
Kepala Dinkes HSU, dr. Mochammad Yandi Friyadi mengucapkan terima kasih kepada Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) Cabang Kalsel dan juga tim Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) Cabang Kalsel.
"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kepentingan menjaga kesehatan, baik hidup sehat maupun pemeriksaan kesehatan secara berkala," tambahnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, rangkaian kegiatan seminar ini antara lain, pemeriksaan kesehatan secara gratis, penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan pap smear.
"Semoga kegiatan ini menjadi berkah, saya percaya bahwa kesehatan adalah hak segala individu, melalui kegiatan ini kita berusaha meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh tenaga kesehatan se-HSU, Unsur Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dan Kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait.
Adapun seminar tersebut turut mengundang narasumber di antaranya, Dr. Husna Dharma Putera selaku Perhimpunan Orthopaedi dan Traumatologi (PABOI Cab. Kalselteng), Dr. Achmad Rofil selaku Penganggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP Cab. Kalsel), Dr. Ika Kustiyah Oktaviyanti selaku Yayasan Kanker Indonesia Cab. Kalsel, Dr. Azka Hayati dan Dr. Izaak Zoelkarnain Akbar selaku Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI Cab. Kalsel) serta Dr. Acmad Zaki selaku dokter kandungan.