Banjarmasin (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan para pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) agar tidak menyerah terhadap kegagalan untuk mencapai keberhasilan.
"Karena tidak ada kesuksesan tanpa kegagalan, dan kegagalan menjadi anak tangga menuju kesuksesan," ujar Sandiaga.
Sandiaga pun menceritakan perjuangannya untuk menjadi sukses berusaha dan pengusaha karena sempat jatuh bangun dalam kegagalan.
"25 tahun lalu saya di PHK, setelah itu saya membangun usaha sektor UMKM, sempat jatuh bangun, dari tiga karyawan hingga akhirnya memiliki 35 ribu karyawan saat ini," ucap Sandiaga.
Sandiaga menceritakan ini agar semua tetap memiliki keyakinan kuat bahwa bisa melakukan itu walaupun tantangan yang dihadapi berat, namun jiwa pantang menyerah harus kuat untuk mewujudkan cita-cita.
Dikatakan Sandiaga, agar sukses menjalankan usaha ekonomi kreatif harus dilakukan penguatan ekosistem, yakni pelatihan, pendampingan, pemasaran sampai permodalan.
Saat ini, dia memastikan pemerintah sudah melakukan langkah dan kebijakan yang maksimal untuk meningkatkan eksistensi ekonomi kreatif ini agar masyarakat sejahtera.
Sementara itu, Direktorat Pengembangan Destinasi I Kemenparekraf RI, Tiurma Simanjuntak mengatakan, dari 514 kabupaten/kota yang tersebar di seluruh Indonesia, sebanyak 118 diantaranya masuk dalam ekosistem kabupaten/kota ekonomi kreatif.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa ada 30 kabupaten/kota yang dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) di Indonesia termasuk Kota Banjarmasin.
"Dengan potensi sub sektor ekraf berupa kriya, kuliner, fashion dan musik, kami mendorong kota Banjarmasin agar dapat mengembangkan sub sektor ekraf unggulan sebagai Creative City Dream," ujar Tiurma.