• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News kalsel
Kamis, 12 Februari 2026
Antara News kalsel
Antara News kalsel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Pariwisata & Lingkungan Hidup
    • Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Kelompok konservasi lepas 90 tukik untuk menjaga habitat penyu di Aceh

      Sabtu, 31 Januari 2026 21:13

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      ULM dan Kemenhut bahas upaya rehabilitasi kawasan mangrove Tanbu

      Kamis, 15 Januari 2026 22:41

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Wonderful Indonesia Diving Directory jadi rujukan penyelam profesional

      Kamis, 18 Desember 2025 16:50

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Goa Batu Hapu dari perut Meratus jadi saksi warisan geologi

      Minggu, 14 Desember 2025 11:49

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Situs Geopark Meratus Goa Batu Hapu Tapin Kalsel

      Senin, 1 Desember 2025 15:03

  • Nasional
    • Prabowo minta percepat pemanfaatan teknologi olah sampah skala mikro

      Prabowo minta percepat pemanfaatan teknologi olah sampah skala mikro

      Rabu, 11 Februari 2026 20:18

      BPOM temukan 41 obat berbahan alam mengandung kimia

      BPOM temukan 41 obat berbahan alam mengandung kimia

      Rabu, 11 Februari 2026 14:15

      Menteri Nusron pastikan penyelesaian kasus pembatalan sertifikat di Kotabaru

      Menteri Nusron pastikan penyelesaian kasus pembatalan sertifikat di Kotabaru

      Rabu, 11 Februari 2026 13:56

      Semeru pagi tadi masih erupsi, tinggi letusannya 1.000 meter

      Semeru pagi tadi masih erupsi, tinggi letusannya 1.000 meter

      Rabu, 11 Februari 2026 13:43

      Kemlu: Setiap kontribusi RI di Gaza berlandaskan Solusi Dua Negara

      Kemlu: Setiap kontribusi RI di Gaza berlandaskan Solusi Dua Negara

      Selasa, 10 Februari 2026 20:49

  • Seputar Kalsel
    • Pemprov Kalsel
    • Kotabaru
    • DPRD Kotabaru
    • Tanah Bumbu
    • Hulu Sungai Utara
    • Hulu Sungai Selatan
    • Hulu Sungai Tengah
    • Balangan
    • Tanah Laut
    • Yayasan Amanah Bangun Negeri
    • Banjarbaru
    • DPRD Kalsel
    • Tapin
    • Barito Kuala
    • DPRD Balangan
    • Banjar
    • Banjarmasin
    • Tabalong
    • Umum
    • Olahraga
      • Kurniawan Dwi Yulianto jadi pelatih timnas U-17

        Kurniawan Dwi Yulianto jadi pelatih timnas U-17

        Rabu, 11 Februari 2026 23:43

        IBL 2026 - Kesatria bungkam juara IBL 2025 95-84

        IBL 2026 - Kesatria bungkam juara IBL 2025 95-84

        Rabu, 11 Februari 2026 23:11

        IBL 2026 - Rans Simba kalahkan Pacific Caesar 101-83

        IBL 2026 - Rans Simba kalahkan Pacific Caesar 101-83

        Rabu, 11 Februari 2026 23:01

        Uji coba kedua, Indonesia U-17 kalah tipis 2-3 dari China

        Uji coba kedua, Indonesia U-17 kalah tipis 2-3 dari China

        Rabu, 11 Februari 2026 22:16

        FIFA Series 2026 di Indonesia, ini jadwalnya

        FIFA Series 2026 di Indonesia, ini jadwalnya

        Rabu, 11 Februari 2026 21:05

    • Pendidikan
        • Berita ULM
        • POLIBAN BANJARMASIN
        S3 Administrasi Pendidikan ULM hasilkan disertasi penguatan pendidikan karakter berbasis religi

        S3 Administrasi Pendidikan ULM hasilkan disertasi penguatan pendidikan karakter berbasis religi

        Kamis, 12 Februari 2026 10:51

        ULM cetak doktor pertama Administrasi Pendidikan dengan nilai cumlaude

        ULM cetak doktor pertama Administrasi Pendidikan dengan nilai cumlaude

        Selasa, 10 Februari 2026 15:56

        ULM libatkan dosen dan mahasiswa bantu layanan Posbankum

        ULM libatkan dosen dan mahasiswa bantu layanan Posbankum

        Rabu, 4 Februari 2026 21:25

        ULM sediakan 7.061 kursi untuk mahasiswa baru 2026

        ULM sediakan 7.061 kursi untuk mahasiswa baru 2026

        Selasa, 3 Februari 2026 16:41

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional hak Tukin dosen 2020-2024

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional hak Tukin dosen 2020-2024

        Rabu, 4 Februari 2026 21:33

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional terkait hak Tukin dosen 2020-2024

        ADAKSI Poliban gelar seminar nasional terkait hak Tukin dosen 2020-2024

        Selasa, 3 Februari 2026 19:44

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Poliban-PLN berkomitmen lanjutkan program konversi motor listrik

        Selasa, 23 Desember 2025 19:48

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Poliban raih lima penghargaan pada Anugerah Diktisaintek 2025

        Jumat, 19 Desember 2025 23:20

    • English News
      • Religious minister receives 100 tons of Saudi's dates for RI's people

        Religious minister receives 100 tons of Saudi's dates for RI's people

        Kamis, 12 Februari 2026 0:40

        Indonesia trials toll roads as fighter jet runways for first time

        Indonesia trials toll roads as fighter jet runways for first time

        Kamis, 12 Februari 2026 0:06

        Ministry informs 1,852 containers of Indonesian shrimp enter US market

        Ministry informs 1,852 containers of Indonesian shrimp enter US market

        Selasa, 10 Februari 2026 22:55

        HST Eco Youth Movement to enhance youth capacity in waste management

        HST Eco Youth Movement to enhance youth capacity in waste management

        Selasa, 10 Februari 2026 22:41

        Banjarmasin Penitentiary reduces unemployment through SAE program

        Banjarmasin Penitentiary reduces unemployment through SAE program

        Selasa, 10 Februari 2026 21:57

    • Infografik
    • Foto
      • Teknik Sipil UNIVSM teken MoU dengan PT Dinar Energi Utama

        Teknik Sipil UNIVSM teken MoU dengan PT Dinar Energi Utama

        Sabtu, 31 Januari 2026 22:46

        PLN Kalselteng-Poliban sinergi dorong kompetensi vokasi kendaraan listrik melalui Elvi Sukesi

        PLN Kalselteng-Poliban sinergi dorong kompetensi vokasi kendaraan listrik melalui Elvi Sukesi

        Sabtu, 31 Januari 2026 20:42

        Dirut PLN dampingi Menhan resmikan operasional pabrik prekursor baterai

        Dirut PLN dampingi Menhan resmikan operasional pabrik prekursor baterai

        Sabtu, 31 Januari 2026 7:05

        YBM PLN UID Kalselteng serahkan bantuan korban banjir di Kecamatan Halong

        YBM PLN UID Kalselteng serahkan bantuan korban banjir di Kecamatan Halong

        Jumat, 30 Januari 2026 21:12

        DPRD Tanah Bumbu paripurnakan Raperda APBD 2026

        DPRD Tanah Bumbu paripurnakan Raperda APBD 2026

        Senin, 26 Januari 2026 20:06

    • Video
      • Bekali keterampilan warga binaan, Lapas Banjarmasin luncurkan SAE

        Bekali keterampilan warga binaan, Lapas Banjarmasin luncurkan SAE

        Selasa, 10 Februari 2026 23:13

        Polda Kalsel musnahkan 67,6 kg sabu jaringan Fredy Pratama

        Polda Kalsel musnahkan 67,6 kg sabu jaringan Fredy Pratama

        Senin, 9 Februari 2026 22:02

        Pemkot Banjarmasin pacu peningkatan produk lokal, kurasi 50 hasil IKM

        Pemkot Banjarmasin pacu peningkatan produk lokal, kurasi 50 hasil IKM

        Senin, 9 Februari 2026 20:44

        Pemulihan 12 ribu hektare lahan pertanian Kalsel yang terendam banjir

        Pemulihan 12 ribu hektare lahan pertanian Kalsel yang terendam banjir

        Jumat, 6 Februari 2026 19:16

        Mitigasi banjir, Banjarmasin normalisasi sungai Japri Zam Zam

        Mitigasi banjir, Banjarmasin normalisasi sungai Japri Zam Zam

        Kamis, 5 Februari 2026 23:02

    Selamatkan mangrove rambai demi Bekantan

    Oleh Firman Selasa, 4 Juli 2023 18:57 WIB

    Selamatkan mangrove rambai demi Bekantan

    Aktivitas kawanan Bekantan di Pulau Curiak yang bisa dinikmati wisatawan menggunakan kapal kecil atau perahu bermesin. (ANTARA/HO-SBI)

    Banjarmasin (ANTARA) - Sekelompok bekantan nampak asik bergelantungan di atas batang pohon rambai yang menjadi tumbuhan mangrove (bakau) di atas lahan basah perairan Sungai Barito kawasan Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

    Sebagian ada yang sedang memakan buahnya sembari menggendong anak Bekantan di pangkuan sang induk betina.

    Aktivitas kehidupan Bekantan di pohon rambai ini menjadi pemandangan menarik bagi para wisatawan minat khusus berkunjung ke Pulau Curiak yang kini jadi pusat riset dan konservasi bekantan di luar kawasan konservasi oleh Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI).

    Populasi Bekantan di Pulau Curiak mengalami peningkatan jumlah dari 14 individu selama 2016 menjadi 38 ekor pada 2023 yang dicatat SBI.

    Menurut Amalia Rezeki, pendiri sekaligus CEO SBI foundation, peningkatan populasi Bekantan seiring dengan peningkatan restorasi mangrove rambai yang menjadi tempat hidup sosok primata endemik Pulau Kalimantan tersebut.

    Sejak 2017, SBI telah melakukan penanaman lebih dari 15 ribu bibit pohon rambai dan pada tahun ini rencananya ditambah 10 ribu batang tersebar di kawasan Stasiun Riset Bekantan dan Mangrove Rambai Center di Anjir Muara Pulau Curiak dan sekitarnya.

    Restorasi mangrove rambai merupakan program yang untuk pertama kalinya dicanangkan oleh Amel, sebutan akrab Amalia Rezeki sang doktor konservasi Bekantan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini.

    Baginya untuk menyelamatkan Bekantan, mesti menyediakan habitat berupa hutan mangrove rambai.

    Di sisi lain memulihkan habitat Bekantan, berarti memulihkan ekosistem lahan basah berupa hutan mangrove rambai, yang juga menjadi upaya mitigasi bencana iklim akibat pemanasan global.

    Selain penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam upaya pelestarian mangrove, SBI juga sudah membangun "green house" mangrove rambai sebagai pusat pembibitan tumbuhan rambai.

    Green house yang dibangun cukup menampung sekitar 10.000 bibit rambai yang disemai secara generatif dan dikelola oleh Kelompok Nelayan Peduli Lingkungan Mangrove Rambai Lestari binaan SBI sejak lima tahun lalu.

    Amel pun bertekad Pulau Curiak menjadi role model pemulihan ekosistem kawasan lahan basah terutama mangrove rambai di dunia.

    Tekad Amel ini didukung sepenuhnya berbagai pihak yang peduli terhadap upaya konservasi Bekantan dan ekosistem, salah satunya PT Pamapersada Nusantara Banjarbaru yang menyokong pembangunan green house di Pulau Curiak.

    Deputy BBSO Head Pamapersada Nusantara Arif Cahyadi mengatakan pembangunan green house adalah bentuk keberlanjutan komitmen pihaknya yang telah menjalin kerja sama dengan SBI selama lima tahun mendukung upaya pelestarian satwa endemik Kalimantan, serta pemulihan ekosistem mangrove, terutama jenis tumbuhan rambai yang memiliki dampak positif bagi penyerap karbon untuk penanganan perubahan iklim.

    Amel dan tim ULM saat mengukur diameter batang pohon rambai terbesar di Pulau Curiak. (ANTARA/HO-SBI)

    Pohon rambai terbesar

    Sahabat Bekantan Indonesia bersama tim peneliti Universitas Lambung Mangkurat berupaya menyelamatkan keberadaan pohon rambai terbesar dan tertua di kawasan Stasiun Riset Bekantan Pulau Curiak.

    Memiliki tinggi sekitar 25 meter dan lingkar batang hingga mencapai 2,71 meter, pohon rambai yang berada tepat di samping bangunan Camp Research Tim Roberts yang menjadi pusat studi dan penelitian bekantan serta ekosistem lahan basah itu kini terus dipelihara secara alami.

    Secara ilmiah pada umumnya pohon rambai memiliki usia tumbuh antara 25 hingga 30 tahun hingga memasuki fase akhir dengan ditandai daun yang luruh serta pelapukan batang pohon dan kemudian mati.

    Pohon rambai atau pidada merah merupakan salah satu jenis tanaman mangrove (bakau) yang tumbuh pada substrat dari kombinasi dominan lumpur dan pasir dengan kedalaman berkisar antara 18 hingga 22 centimeter serta selalu tergenang air.

    Amel mengemukakan rencana menjadikan tempat tumbuh pohon rambai tua tersebut sebagai objek konservasi dan sekaligus wisata minat khusus, selain wisata konservasi bekantan yang telah dikelola sebagai Pusat Riset Ekosistem Lahan Basah di Kalimantan Selatan.

    Alhasil, wisatawan bisa mendapat pengetahuan tentang pohon rambai raksasa dan pentingnya menjaga keberadaan pohon secara lestari bagi planet bumi.

    Adapun perubahan iklim yang ekstrem, bencana alam dan peningkatan suhu panas bumi adalah salah satu akibat dari kerusakan alam karena berkurangnya pohon di muka bumi.

    Sudah saatnya membangun mata rantai kepedulian bersama dengan melakukan aksi nyata dalam menyelamatkan peradaban di bumi melalui upaya sederhana dengan menanam pohon sebagai masa depan dan peradaban masyarakat di dunia.

    Untuk itulah, Amel mewajibkan setiap pengunjung ke kawasan Pulau Curiak untuk menanam pohon, terutama pohon rambai agar tetap terjaga populasinya dan lestari.

    Amel bersama PT Pamapersada Nusantara saat berada di green house mangrove rambai di Pulau Curiak. (ANTARA/HO-SBI)

    Situs Geopark Meratus

    Pulau Curiak yang kini resmi ditetapkan sebagai salah satu situs Geopark Meratus di rute barat dengan tema "Pesona susur sungai orang Banjar" terus menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung.

    Letaknya yang berada tak jauh dari Pulau Bakut sebagai pulau di bawah Jembatan Barito, jembatan sepanjang 1.082 meter melintasi Sungai Barito akses Jalan Trans Kalimantan dari Kalimantan Selatan ke Kalimantan Tengah.

    Pulau Bakut merupakan kawasan konservasi bekantan yang dijaga kelestarian oleh pemerintah dan terlarang bagi masyarakat mengambil dan memperjualbelikan satwa dilindungi yang ada di dalamnya.

    Sementara Pulau Curiak diinisiasi SBI untuk dijadikan konservasi bekantan di luar kawasan konservasi.

    Bagi wisatawan yang ingin ke Pulau Curiak, cukup menumpangi kapal kecil atau perahu bermesin dari dermaga di bawah Jembatan Barito dengan jarak tempuh sekitar 30 menit menyusuri sungai.

    Dalam wisata minat khusus yang dikembangkan SBI bertajuk "Bekantan Ecotour", pengunjung diajak menyusuri trek hutan mangrove atau bakau hasil restorasi.

    Objek wisata minat khusus banyak dimanfaatkan sejumlah sekolah dan perguruan tinggi untuk edukasi serta penelitian keragaman hayati khas lahan basah.

    Bahkan setiap bulan ada pelajar dan mahasiswa yang berkunjung ke Stasiun Riset Bekantan baik lokal maupun manca negara.

    "Bulan Juni lalu ada wisatawan dari Jepang dan Hongkong berjumlah sekitar 20 orang, serta bulan Juli ini rencananya 40 mahasiswa dari Australia," kata Amel.

    Mengedepankan wisata alam yang ramah lingkungan, Pulau Curiak siap berkontribusi menciptakan kelestarian alam bersama 54 situs lainnya di Kalimantan Selatan yang membentang di kawasan Pegunungan Meratus sebagai Geopark Nasional Indonesia dan kini dalam penilaian menjadi UNESCO Global Geopark.

    Editor : Taufik Ridwan
    COPYRIGHT © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



    • Whatsapp
    • facebook
    • twitter
    • email
    • pinterest

    Berita Terkait

    Mengais rezeki pada kehidupan bekantan di Pulau Curiak

    Mengais rezeki pada kehidupan bekantan di Pulau Curiak

    20 Juli 2025 17:15

    PODCAST - Menyibak misteri Pulau Curiak di mata dunia

    PODCAST - Menyibak misteri Pulau Curiak di mata dunia

    11 Juli 2025 16:23

    Bekantan Research Station receives visit from Australian cruise ship tourists

    Bekantan Research Station receives visit from Australian cruise ship tourists

    7 Januari 2025 23:45

    Situs Geopark Meratus Konservasi Bekantan Curiak

    Situs Geopark Meratus Konservasi Bekantan Curiak

    27 Juni 2023 23:31

    Peneliti muda bangun sistem kolaboratif dukung upaya konservasi bekantan

    Peneliti muda bangun sistem kolaboratif dukung upaya konservasi bekantan

    4 Juni 2023 11:38

    Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia raih Kalpataru

    Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia raih Kalpataru

    5 Juni 2022 16:13

    Bayi bekantan lahir di Bekantan Rescue Center

    Bayi bekantan lahir di Bekantan Rescue Center

    15 Maret 2022 07:40

    Ekowisata bekantan dukung program pariwisata berkelanjutan

    Ekowisata bekantan dukung program pariwisata berkelanjutan

    16 Oktober 2021 10:18

    Terpopuler

    Polda Kalsel kerahkan 500 personel amankan haul ke-6 Guru Zuhdi

    Polda Kalsel kerahkan 500 personel amankan haul ke-6 Guru Zuhdi

    Wali Kota Banjarmasin rotasi 124 pejabat untuk tingkatkan pelayanan

    Wali Kota Banjarmasin rotasi 124 pejabat untuk tingkatkan pelayanan

    Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat lingkup Pemprov Kalsel

    Gubernur Muhidin Lantik 292 Pejabat lingkup Pemprov Kalsel

    Polresta Banjarmasin gelar sertijab sejumlah pejabat berganti

    Polresta Banjarmasin gelar sertijab sejumlah pejabat berganti

    Pemkab HSS pulangkan lima calon pekerja imigran korban dugaan penipuan

    Pemkab HSS pulangkan lima calon pekerja imigran korban dugaan penipuan

    Top News

    • Uji coba kedua, Indonesia U-17 kalah tipis 2-3 dari China

      Uji coba kedua, Indonesia U-17 kalah tipis 2-3 dari China

      13 jam lalu

    • Polda Kalsel musnahkan 67 kg sabu dan 30.766,5 ekstasi jaringan Fredy Pratama

      Polda Kalsel musnahkan 67 kg sabu dan 30.766,5 ekstasi jaringan Fredy Pratama

      9 Februari 2026 18:34

    • Banjarmasin siapkan 500 kegiatan jadi penggerak ekonomi rakyat

      Banjarmasin siapkan 500 kegiatan jadi penggerak ekonomi rakyat

      8 Februari 2026 20:59

    • Piala Asia Futsal 2026 - Indonesia gagal juara, kalah adu penalti

      Piala Asia Futsal 2026 - Indonesia gagal juara, kalah adu penalti

      7 Februari 2026 22:31

    • KPK OTT di KPP Banjarmasin Kalsel

      KPK OTT di KPP Banjarmasin Kalsel

      4 Februari 2026 14:08

    Antara News kalsel
    kalsel.antaranews.com
    Copyright © 2026
    • Top News
    • Terkini
    • RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Seputar Kalsel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • English News
    • Ketentuan Penggunaan
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kebijakan Privasi
    • BrandA
    • ANTARA Foto
    • Korporat
    • PPID
    • www.antaranews.com
    • Antara Foto
    • IMQ
    • Asianet
    • OANA