Banjarmasin (ANTARA) - Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Dr Safrizal ZA, mengusulkan dana cadangan untuk Pemilu Tahun 2024, terutama untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) di provinsi Kalsel.

"Dana Pemilu atau Pilkada 2024 itu perlu pencadangan secara dini," ujarnya, Senin.

Pasalnya Pemilu/Pilkada 2024 membutuhkan dana cukup besar, tidak bisa cuma untuk satu tahun anggaran, lanjut Pj orang nomor satu di jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) tersebut tanpa menyebutkan besarannya.

"Kita tidak ingin pula kegiatan pembangunan terganggu karena anggaran tersedot untuk kegiatan Pemilu/Pilkada," tegas Safrizal yang juga Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia itu.

"Dana cadangan Pemilu/Pilkada Kalsel 2024 perlu kita cicil penyediaannya selama tiga tahun anggaran mulai 2022.  Sedangkan pembukuan dana cadangan Pemilu/Pilkada 2024 itu tersendiri, tidak masuk kas daerah," ungkapnya.

Sementara dana cadangan Pemilu/Pilkada Kalsel 2020 juga mencapai ratusan miliar rupiah yang dicadangkan selama tiga tahun anggaran.

Pewarta: Imam Hanafi/syamsuddinhasan
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026