Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Islamic Center H M Djazuli Seman Sungai Paring Martapura, Sabtu dibuka Bupati Banjar Saidi Mansyur dan Wakil Bupati Said Idrus yang juga hadir di acara tersebut.
"Kami mengapresiasi langkah LPTQ Banjar atas kegiatan yang berguna untuk pembinaan dan pengembangan Tilawatil Qur’an sehingga mereka bisa disiapkan mengikuti berbagai lomba Islami," ujar bupati.
Ia mengharapkan, penjaringan kader muda LPTQ mampu menggali potensi peserta MTQ baik di kecamatan, juga di Pondok Pesantren, Madrasah, Rumah Al Qur’an dan Rumah Tahfidz yang ada di Kabupaten Banjar.
"Juri yang bertugas harus teliti guna mendapatkan kader terbaik yang bisa dibina menjadi hafidz dan hafidzah berprestasi sehingga bisa membawa nama harum daerah di berbagai lomba dan kegiatan," ucapnya.
Ketua LPTQ Banjar Masruri mengatakan, dasar penyelenggarakan LPTQ Banjar sesuai peraturan bupati (Perbup) nomor 05 tahun 2011 tentang pembentukan organisasi kerja di kabupaten banjar.
Maksud dan tujuan penjaringan kader muda LPTQ Banjar adalah mencari kader muda pada semua cabang lomba MTQ sehingga bisa disiapkan pada MTQ tingkat Kabupaten Banjar tahun 2022 di Kecamatan Mataraman.
"Penjaringan LPTQ 9 cabang lomba, di rinci lagi menjadi 25 nomor kategori cabang, tilawah, tartil, baik remaja maupun anak-anak dengan jumlah 343 peserta meliputi utusan ponpes 232 orang, dan utusan LPTQ kecamatan sebanyak 111 orang," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.