"Kami tidak ada satu pun menerima pemberitahuan dari perwakilan buruh yang ingin demo dan sepanjang hari ini, juga tidak ada demo buruh," ujar Kepala Bagian Operasi Polres Kota Banjarbaru AKP Yacob, di Banjarbaru Kamis.
Ia mengatakan, meski pun tidak ada demo buruh namun seluruh anggota kepolisian Resor Banjarbaru baik di mapolres maupun mapolsek tetap masuk kantor dan menjalankan tugas seperti hari biasa.
Dijelaskan, hal itu dilakukan untuk mengantisipasi segala kemungkinan apabila terjadi demo buruh sehingga bisa mencegah secara cepat dan tepat hal-hal yang tidak diinginkan sehingga suasana kondusif tetap terpelihara.
"Anggota tetap bertugas dan siaga di mapolres maupun polsek-polsek sehingga bisa diturunkan setiap saat jika terjadi demo buruh namun sejak pagi hingga petang, tidak satu pun ada demi," ungkapnya.
Menurut dia, meski pun tidak ada demo buruh dan situasi kamtibmas di kota berjuluk Idaman terjaga namun pihaknya tetap melaksanakan patroli di lingkungan masyarakat terutama di daerah rawan.
"Patroli rutin tetap dijalankan baik di lingkungan masyarakat maupun daerah-daerah rawan karena kehadiran polisi tetap diperlukan untuk menjaga dan menciptakan kamtibmas yang kondusif," ujarnya.
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru Muhammad Hilman mengatakan, demo buruh memang tidak terjadi di Banjarbaru dan pihaknya sudah mendatangi sejumlah perusahaan.
"Kedatangan kami untuk mendapat informasi apakah ada demo atau tidak, tetapi ternyata tidak ada buruh yang berencana demo di peringatan hari buruh sedunia yang jatuh pada Kamis," ujarnya.
Dikatakan, tidak adanya demo buruh kemungkinan karena upah yang mereka terima sudah sesuai dengan Upah Minimum Provinsi sebesar Rp1,6 juta sehingga merasa kesejahteraan terpenuhi.
"Selain itu, jumlah buruh relatif sedikit karena di Banjarbaru hanya ada kantor pusat beberapa perusahaan yang jumlahnya mencapai 282 buah, sedangkan buruhnya berada di lokasi seperti perkebunan," katanya.
Pewarta: Yose RizalEditor : Asmuni Kadri
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.