Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kini memiliki sebanyak 50 guru besar setelah ada penambahan dua profesor baru yang dikukuhkan pada Kamis (12/3) di Aula Rektorat ULM Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Alhamdulilah progress penambahan guru besar berjalan sangat baik dan kini masih banyak yang tengah dalam proses usulan di Kementerian untuk mendapatkan guru besar," terang Rektor ULM Prof Dr H Sutarto Hadi usai mengukuhkan dua guru besar baru tersebut.
Diungkapkan dia, saat ini ada 14 dosen bergelar Doktor (S3) yang sudah proses pengusulan guru besar. Diharapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi akan terbit Surat Keputusan (SK) guru besar yang bersangkutan. Sehingga target sang rektor satu program studi minimal terdapat satu besar dapat terwujud segera.
"Target kami dalam tiga tahun kedepan sudah mendekati angka 100 guru besar. Sehingga dapat mengisi 104 prodi yang ada di ULM," tuturnya.
"Pada prinsipnya kami komitmen dalam upaya penambahan guru besar ini. Karena keberadaan seorang profesor sangat penting dan strategis agar memperkuat sumber daya manusia di sebuah perguruan tinggi seperti ULM yang sudah akreditasi A," tandas pria yang juga menyandang Guru Besar Matematika itu.
Dalam orasi ilmiahnya, Prof Zaini yang menjadi guru besar pertama di Program Studi Pendidikan Biologi berjudul "Pembelajaran Biologi Berbasis Penelitian (Sebuah Inovasi Dalam Mengisi Pembelajaran Biologi Abad Ke-21)".
Sedangkan Prof Budi Suryadi yang menjadi guru besar pertama di Prodi Sosiologi membawakan orasi ilmiah berjudul "Mitos Politik Palui Dalam Pilkada Kalsel".
