Oleh Gunawan Wibisono



Banjarmasin,  (Antaranews Kalsel) - Satuan Sabhara Unit Patroli Kota (Patko) Regu III Polresta Banjarmasih menyita tiga dus minuman keras jenis bir dari berbagai merk dari tangan seorang penjual di kawasan Banjarmasin Barat dalam Operasi Sikat Intan 2013.

Kepala Satuan Sabhara Polresta Banjarmasin Kompol Haryono MT di Banjarmasin, Minggu, mengatakan dalam penyitaan itu juga terjaring salah satu warga yang merupakan penjual minuman keras itu.

"Itu berkat adanya laporan masyarakat. Dari informasi tersebut, petugas Unit Patko Regu III langsung melakukan penyamaran sebagai pembeli minuman keras dengan salah seorang warga yang menjadi target opersasi itu," katanya.

Hasil penyamaran pada Sabtu (20/7) sore sekitar pukul 15.00 wita di sebuah rumah di lokasi Komplek DPR Gang 4 Rt 25 No 5 Kel. Belitung Selatan Banjarmasin Barat menemukan kebenaran laporan masyarakat.

Setelah menyamar sebagai pembeli dan terjadi jual beli minuman keras, maka polisi lain yang berpakaian dinas langsung melakukan penggerebekan di rumah tersebut.

Tentu saja, penjual sekaligus pemilik minuman keras itu menjadi kaget dan tak bisa berbicara banyak serta pasrah dengan menunjukkan tempat penyimpanan minuman berakohol itu.

"Hasil dari penggerebekan itu, kami menyita tiga dus minuman keras dari berbagai merk, di antaranya tiga botol minuman keras jenis topi miring, 12 botol Malaga Cap Anggur, dan 18 botol Bir Bintang," katanya.

Ia mengatakan semua barang bukti yang disita langsung dibawa ke Satuan Sabhara Mapolresta Banjarmasin untuk pemeriksaan terkait dugaan pemilik tidak mengantongi izin resmi.

"Pemiliknya bernama Halomoan Siallagan, karena itu pemiliknya dan barangnya segera diproses sesuai aturan hukum yang berlaku dan menjalani sidang tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Banjarmasin," katanya.

Ia menegaskan bahwa "Operasi Sikat Intan 2013" akan terus dilakukan hingga 30 Juli dengan target "penyakit masyarakat" (pekat) untuk menjaga, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat Banjarmasin.

"Bukan itu saja, razia dalam operasi ini dilaksanakan secara rutin untuk meminimalkan dan mengantisipasi kejahatan dan tindak kriminal selama bulan suci Ramadhan," kata Haryono. *


: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026