Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggandeng peneliti untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis lokal dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru daerah.

Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Abdul Haris di Banjarmasin, Senin, mengatakan bahwa pemerintah ingin memperkuat penelitian untuk mempercepat laju pertumbuhan ekonomi Kalsel.

Salah satunya adalah dengan mengukuhkan 19 anggota Dewan Riset Daerah pada  Rakor dan Workshop Kelitbangan Kalsel 2019 di Aula Kebun Raya Perkantoran Pemprov Kalsel.

Acara dengan tema "Peran Litbang Terhadap Perkembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal", sesuai dengan kebijakan Pemprov Kalsel baik jangka menengah maupun jangka panjang.

Dalam acara yang akan dilaksanakan selama 2 hari yakni  29 – 30 April 2019 ini, Sekda mengingatkan tentang pentingnya peran riset dari para peneliti membantu percepatan pembangunan daerah.

Sekda berharap kepada para peneliti yang dikukuhkan agar dapat ikut berperan dalam memberikan saran atau inovasi melaui penelitian, agar pembangunan yang dilaksanakan di Banua lebih terukur.

"Sekarang kita sudah tidak bisa lagi menentukan pembangunan dengan prediksi atau asumsi. Pembangunan harus diupayakan dengan sesuatu yang terukur, maka dari itu harus berbasis riset," katanya.

Ia juga berpesan kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Prov Kalsel agar lebih memberdayakan peneliti untuk mengawal proses pembangunan, baik dalam perencanaan, monitoring maupun evaluasi.

Peneliti, tambah dia, memiliki peran penting dalam kesuksesan pambangunan di daerah. "Bangsa yang maju adalah bangsa yang memanfaatkan penelitian dalam mengambil keputusan," katanya.

Kepala Badan Balitbangda Prov Kalsel Muhammad Amin mengatakan, tahun ini pihaknya sedang berupaya melakukan penelitian mengenai pasar rakyat.

Selain itu juga tentang wisata religi, wajib belajar selama 12 tahun di Kalsel dan usulan kembali Pangeran Hidayatullah untuk dijadikan Pahlawan Nasional.

"Kami sedang berupaya mengumpulkan berkas-berkas dan mengusulkan Pangeran Hidayatullah untuk dijadikan Pahlawan Nasional," katanya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU Kerja Sama Penelitian antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan bupati/wali kota se-Kalsel.

Selain itu, juga penandatanganan perjanjian kerja sama dalam penelitian dan perkembangan antara Kepala Balitbangda Prov Kalsel dengan Balitbangda kabupaten/kota se-Kalsel.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan H. Abdul Haris, bupati/wali kota se-Kalsel, Kepala Badan Litbang se-Kalsel dan anggota Forkopimda lingkup Kalimantan Selatan.

Pewarta: Latif Thohir

Editor : Ulul Maskuriah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2019