Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan PLN Unit Induk Pembangunan dan Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan sepakat menjalin kerja sama riset pengembangan energi dan teknologi di Kalimantan.

"Kami segera menindaklanjuti MoU dengan berbagai bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) sesuai bidang masing-masing, termasuk riset bersama," kata Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri di Banjarmasin, Jumat.

Baca juga: ULM pastikan verifikasi guru besar oleh Itjen tidak berdampak ke kegiatan akademikBaca juga: ULM seleksi 57 peserta PSDKU jalur mandiri di Kotabaru

Selain riset, ungkap Alim, kesepakatan kolaborasi dengan dunia industri energi kelistrikan itu juga mencakup potensi program Kampus Merdeka dan magang industri bagi mahasiswa.

Rektor ULM menegaskan kolaborasi ini membuka berbagai peluang implementatif dalam bidang pendidikan, pelatihan, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Dia menyebut ULM sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) terakreditasi Unggul memiliki sumber daya unggul, termasuk laboratorium berstandar tinggi, tenaga ahli, dan lembaga pendukung yang siap bersinergi dalam berbagai skema kerja sama dengan PLN.

Sementara General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano menyampaikan kehadiran akademisi sangat diperlukan untuk memperkuat basis riset dan teknologi PLN, khususnya dalam pengembangan big data, kecerdasan buatan, dan inovasi perangkat pengamanan.

Bahkan, kerja sama ini juga dapat mencakup bidang-bidang tak terduga seperti mitigasi interaksi antara infrastruktur PLN dan satwa liar.

Riko mengaku pihaknya sangat terbuka untuk mengembangkan ide-ide dari ULM, baik dari sisi teknis maupun sosial.

"Dengan kolaborasi ini, kami berharap tidak perlu mencari mitra jauh ke Pulau Jawa, karena ULM sudah sangat siap dan lengkap,” ujarnya.

Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri dan General Manager PLN UIP3B Kalimantan Riko Ramadhano saat penandatanganan kerja sama. (ANTARA/Firman)

Pewarta: Firman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2025