Sejumlah petani Hortikultura di Desa Padang Panjang Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan terdampak kekeringan menyusul musim kemarau yang cukup lama.

Menurut Mawardi salah satu petani beberapa bulan ini produksi sayuran turun drastis seperti kacang panjang, timun, tomat dan terong.

"Sekitar satu hektare tanaman sayur gagal panen dan sisanya tetap produksi cuma turun drastis," jelas Mawardi di Tabalong, Selasa.

Sebelum musim kemarau produksi timun dalam satu kali panen mencapai 500 kilogram dan saat ini hanya sekitar 25 sampai 50 kilogram.

Tak hanya timun produksi tanaman hortikultura lainnya juga menurun karena musim kemarau yang cukup panjang.

Mawardi yang tergabung dalam kelompok tani Panca Warga Desa Padang Panjang ini mengatakan telah mengoptimalkan pompa  bantuan Dinas Ketahanan Pangan Perikana Tanaman Pangan dan  Hortikultura Kabupaten Tabalong untuk penyiraman tanaman.

Namun tingginya suhu udara saat ini menyebabkan tanaman sayur tidak tumbuh dengan optimal sehingga produksi panen anjlok.

Tak hanya timun produksi tanaman hortikultura lainnya juga menurun karena musim kemarau yang cukup panjang.

Mawardi yang tergabung dalam kelompok tani Panca Warga Desa Padang Panjang ini mengatakan telah mengoptimalkan pompa  bantuan Dinas Ketahanan Pangan Perikana Tanaman Pangan dan  Hortikultura Kabupaten Tabalong untuk penyiraman tanaman.

Namun tingginya suhu udara saat ini menyebabkan tanaman sayur tidak tumbuh dengan optimal sehingga produksi panen anjlok.

Terpisah Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan DKP2TPH Kabupaten Tabalong Kurdiansyah mengatakan telah menyiapkan sumur bor dan pompa air di sejumlah kampung hortikultura sebagai antisipasi kemarau panjang.

"Untuk 10 kampung hortikultura kita menyiapkan sumur bor dan pompa air sebagai antisipasi musim kemarau agar tidak terjadi gagal panen," jelas Kurdiansyah.

Pewarta: Herlina Lasmianti

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2023