Khatib Masjid Ar-raudhah Kandangan (sekitar 135 kilometer timur laut Banjarmasin), ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan Tuan Guru Haji Ahmad Syairazi pendapatan, setidaknya ada tiga hikmah dari pelaksanaan ibadah qurban.

"Hikmah pertama mendekatkan diri kepada Allah SWT, membagi-bagi Rezki kepada sesama, terutama terhadap orang-orang yang membutuhkan atau kurang mampu," ujarnya dalam khutbah sesudah shalat Idul Adha 1442 H di Kandangan, Selasa (20/7).

Selain itu, dengan melaksanakan ibadah qurban akan memperbanyak rezki bagi yang berqurban, putra Amandit Kandangan yang pernah menimba ilmu agama di Mesir tersebut.

Tuan Guru kelahiran "kota dodol" Kandangan itu juga mengatakan, hewan qurban hanyalah simbol mengorbankan sifat-sifat binatang yaitu hawa nafsu yang mungkin ada pada seseorang atau orang yang melaksanakan ibadah qurban.

Pada kesempatan berkhutbah tersebut, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) "Dalam Pagar" Kandangan kelahiran Tahun 1976 itu juga menganjurkan agar kaum Muslim mematuhi protokol kesehatan (Prokes), terlebih masa pandemi COVID-19.
Suasana shalat Idul Adha 1442 H di Masjid Ar-raudhah Kandangan (135 kilometer timur laut Banjarmasin), ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, Selasa (20/7). (Syamsuddin Hasan)

Selain itu, secara umum dan sekilas menceritakan sejarah awal mula pelaksanaan ibadah qurban yaitu sejak Nabi Adam alaihi salam (as) hingga Ibrahim as dan Ismail as, serta anjuran Nabi Muhammad Saw.

"Dimana dalam sejarah peristiwa qurban sejak Nabi Adam as selaku Bapak Umat Manusia mengandung nilai-nilai kemanusiaan," demikian Tuan Guru Haji Ahmad Syairazi.

Pelaksanaan shalat id menggunakan protokol kesehatan (Prokes), bahkan panitia menyediakan alat pengukur suhu badan sebelum masuk halaman Masjid Ar Raudhah "kota dodol" Kandangan di jalan lingkar ibukota HSS tersebut.

Oleh karena harus jaga jarak, sehingga jemaah shalat Idul Adha tersebut sampai penuh halaman masjid, dan bahkan menggunakan emper-emper atau beranda rumah serta pertokoan.
Pemeriksaan suhu badan jemaah shalat Idul Adha 1442 H di Masjid Ar-raudhah Kandangan (135 kilometer timur laut Banjarmasin), ibukota Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, Selasa (20/7). (Syamsuddin Hasan)

Pasalnya panitia tidak memperkenankan jemaah shalat id di jalanan guna tetap berlangsungnya atau kelancaran lalulintas angkutan umum dan lainnya, karena letak masjid dekat jalan raya/jalan umum.

Pada Idul Adha 1442 H semua masjid dan beberapa tempat ibadah di Kota Dodol Kandangan melaksanakan shalat id dengan menerapkan Prokes, demikian Antara Kalsel melaporkan.




 

Pewarta: Syamsuddin Hasan

Editor : Gunawan Wibisono


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021