Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Sebanyak 50 rumah di Desa Handil kini menggunakan biogas hasil pengolahan sampah dari tempat pembuangan akhir (TPA) Basirih, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.



Penyerahan penggunaan biogas kepada 50 rumah yang bertetangga dengan TPA Basirih itu dilakukan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin Mukhyar, Selasa.


"Sekarang, para warga Handil Palung sudah bisa memanfaatkan biogas untuk memasak. Semua ini diberikan secara gratis," ujarnya.


Menurut dia, Pemkot memberikan fasilitas instalasi kerumah-rumah warga dan kompor khususnya secara gratis untuk bisa memanfaatkan sumber biogas yang melimpah di TPA Basirih.


Diungkapkan Mukhyar, Pemkot menganggarkan sebesar Rp200 juta untuk membangun infrastruktur pipa penyaluran biogas ke rumah warga sekitar TPA ini, demikian juga pengadaan kompor khususnya.


"Pemkot mengharap dengan program ini warga sekitar TPA bisa memanfaatkannya dengan baik, hingga kekurangnyamanan mendapatkan bau sampah setiap hari dapat sedikit terobati," paparnya.


Dia menyatakan, antusias masyarakat untuk bisa memanfaatkan biogas TPA secara gratis ini sangat besar, bahkan mereka meminta tambahan 30 rumah lagi.


"Kita akan usulkan di APBD perubahan atau APBD 2016 nanti agar bisa diberikan ke 30 rumah tu," ujarnya.


Menurut dia, sumber biogas di TPA Basirih sangatlah besar, bahkan dia memperkirakan dengan setiap harinya sampah yang masuk hingga 500 ratus ton di TPA yang luasnya sekitar 40 hektareini mampu menghasilakn biogas untuk memenuhi 1.000 rumah.


"Terkendalanya cuma masalah infrastruktur saja, yakni, terkait keamanan pipa penyalur biogas apabila harus melintasi jalan atau sungai yang jauh untuk menyampaikannya kerumah warga," paparnya.


Selain disalurkan ke rumah warga, biogas digunakan sebagai bahan bakar generator untuk penerangan jalan di sekitar TPA.


"Bahkan ke depan, bisa kita berikan listrik gratis bagi rumah warga sekitar kalau infrastrukturnya bisa dibangun," ucapnya.


Menurut Mukhyar, program pemanfaatan biogas di TPA ini termasuk pula peningkatan bagi penilaian Adipura tahap dua yang segera dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup bagi Kota Banjarmasin.


"Kita harapkan, dengan adanya program pemanfaatan biogas ini, TPA Basirih akan meningkat nilainya, paling tidak sedikit melebihi standar 70 poin, sebab sekarang sudah mendapat nilai pada P-1 sebesar 68 poin," ujarnya.***3***





(T.KR-SKR/B/A013/A013) 07-04-2015 14:41:16

Pewarta: Sukarli

Editor : Sukarli


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2015