Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Achmad Fikry kembali membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) untuk Kecamatan Daha Utara melalui teleconference.

Camat Daha Utara Taufiqurrahman, di Negara, mengatakan bahwa usulan yang telah disampaikan melalui musrenbang tingkat desa ataupun pra musrenbang kecamatan sendiri sudah dikerucutkan menjadi beberapa prioritas, yang secara umum diantaranya beberapa perbaikan jalan dan normalisasi sungai.

"Atas nama Pemerintah Kecamatan Daha Utara dan mewakili masyarakat, saya juga mengucapkan terima kasih atas pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS selama ini di wilayah Daha Utara," katanya, beberapa waktu lalu.

Bupati HSS H Achmad Fikry, mengatakan musrenbang yang dilaksanakan lebih mudah, berkat adanya dukungan data dan gambaran yang disampaikan oleh Bapelitbangda, sebagai patokan awal dalam merencanakan pembangunan sesuai potensi dan kebutuhan wilayah yang bersangkutan.

Baca juga: Keluarga penerima manfaat Daha Utara terima bansos APBD perubahan

Selain skala prioritas yang memang harus diutamakan, hendaknya rencana pembangunan juga jangan hanya untuk infrastruktur semata. Untuk Daha Utara sendiri, diketahui bahwa angka penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif (Napza) cukup tinggi.

Hendaknya ini juga membutuhkan perhatian serius untuk dicarikan solusi dan penanggulangan bersama antara pemerintah kecamatan dan desa, untuk bisa menyelamatkan para generasi muda untuk tidak terjerumus lebih jauh.

"Merujuk pada peristiwa bencana yang terjadi akhir-akhir ini, kami juga menyarankan agar mulai tahun 2021 ini dan seterusnya, hendaknya setiap desa mengganggarkan dana untuk kondisi tanggap darurat bencana dari APBDes masing-masing," katanya.

Menurut dia, ini dimaksudkan agar apabila suatu saat terjadi bencana secara tiba-tiba, desa menjadi ujung tombak penanganan pertama di lapangan sebelum Pemkab HSS.

Ia juga mengingatkan kembali kondisi penanganan COVID-19 di HSS, masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan selalu mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Ponpes Al-Ikhlas Daha Utara direncanakan direlokasi

Kesadaran masyarakat terus perlu ditingkatkan, karena fenomena wabah hingga saat ini masih sulit untuk diprediksi, makanya untuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kembali diperpanjang.

"Saat ini di HSS sendiri, masih terdapat 38 orang yang dirawat baik di RSUD Hasan Basry, Bangsal Jiwa dan RS. Daha Sejahtera. Penekanan angka COVID-19 ini tidak bisa sukses tanpa peran serta masyarakat untuk selalu taat mematuhi aturan dan protokol kesehatan yang ada,” katanya.

Musrenbang untuk Daha Utara ini sendiri dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Daha Utara dan dihadiri oleh para Kepala OPD, para Anggota Dewan Dapil III, Kepala Instansi Kecamatan, Forum Anak, para Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat.

Turut hadir, Wakil Bupati Syamsuri Arsyad, Sekretaris Daerah HSS H.Muhammad Noor, Kepala Bapelitbangda Arlian Syahrial, Kepala Dinas Kesehatan HSS Siti Jainab dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Ika Aguspiannor H.

Pewarta: Fathurrahman

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2021