Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto menyatakan untuk memacu keberadaan sekolah di wilayahnya untuk menjadi sekolah adiwiyata.

Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. kata Totok Agus Daryanto ketika bersama-sama mengunjungi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 18, di wilayah Kelayan Banjarmasin, Sabtu.

Totok Agus Daryanto bersama beberapa pejabat Disdik Banjarmasin, serta dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Prop Kalsel, dan Forum Komunitas Hijau, melakukan gowes bersama seraya menyambangi sekolah-sekolah, kali ini di SMPN 18 Banjarmasin.
Kadisdik Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto bersama Kompol Pol Yanto Suparwito melakukan penanaman pohon penghijauan di SMPN 18 Banjarmasin.(Antaranews Kalsel/Hasan Z)
Program gowes bersama tiga unsur tersebut sudah beberapa kali dilakukan dan terus diprogramkan kedepannya, maksud memacu kualitas sekolah, khususnya bidang lingkungan hidup seperti kebersihan, penghijauan, pertamanan, dan sekaligus edukasi  bahaya narkoba.

Menurut Totok Agus Daryanto, dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekolah  dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan. 
Foto bersama di SMPN 18 Banjarmasin.(Antaranews Kalsel/Hasan Z)
Adiwiyata berasal dari dua kata sansekerta yaitu Adi dan wiyata. Adi sendiri mempunyai arti yaitu besar, agung, baik, ideal atau sempurna.

Sedangkan Wiyata mempunyai arti tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika. 

Dalam kunjungan yang disambut Kepala Sekolah setempat Siti Fatimah dan para guru yang bertugas di sekolah tersebut, dirangkaikan dengan menanam pohon penghijauan di lingkungan sekolah.

Pohon yang ditanam seperti pohon sirsak, asam jawa, jeruk, pinang merah, alfukat, kayu manis, serta bintaro.

 

Pewarta: Hasan Zainuddin

Editor : Imam Hanafi


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Selatan 2020