Kamis, 17 Agustus 2017

DPRD Sumba Tengah Pelajari Pertanian Batola

id DPRD Batola, DPRD Sumba Tengah, Pertanian Batola
DPRD Sumba Tengah Pelajari Pertanian Batola
. (Antaranews Kalsel/humpro)
Rombongan berjumlah 26 orang itu dipimpin Ketua DPRD Sumba Tengah Umbu Neka Jarawou, Wakil Ketua Marthen Ngadu Oly, dan Bakar Jerimani.
Marabahan, (Antaranews Kalsel) - Masyarakat Kabupaten Barito Kuala (Batola),  boleh berbangga karena kepemimpinan Bupati  H Hasanuddin Murad kemajuan pembangunan daerah sangat berkembang pesat.

Indikator itu setidaknya dibuktikan dengan banyaknya daerah yang melakukan studi banding di kabupaten berjuluk Bumi Ijejela ini.

Tahun 2017 ini saja setidaknya sudah ada delapan daerah yang berkunjung ke Batola. Mereka bukan saja se-lokal Kalsel, namun juga daerah lain bahkan dari  Jakarta.

Kali ini mengunjungi Kabupaten Batola adalah DPRD Sumba Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Rombongan berjumlah 26 orang itu dipimpin Ketua DPRD Sumba Tengah  Umbu Neka Jarawou, Wakil Ketua Marthen Ngadu Oly, dan Bakar Jerimani.

Kehadiran rombongan yang diterima Asisten Bidang Pembangunan M Anthony  dan Kepala Distan dan Hortikultura Batola  Zulkifli Yadi Noor beserta jajaran,  di Aula Pendopo Bahalap Kantor Bupati Batola, Kamis (18/5).

Kedatangan rombongan DPRD Sumba Tengah dalam rangka studi banding bidang tanaman pangan dan hortikultura.

Kepada rombongan, M Anthony selain mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas
kesediaannya berkunjung juga memaparkan gambaran potensi dan geografis yang dimiliki Batola.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumba Tengah Umbu Neka Jarawou mengatakan,  kunjungan mereka ke Batola untuk menggali pengetahuan tentang pertanian.

Mengingat dari informasi yang diperoleh di internet, ungkapnya,  menggambarkan daerah ini cukup berhasil dalam pengelolaan bidang pertaniannya.

Umbu mengutarakan Kabupaten Sumba Tengah baru terbentuk 10 tahun lalu dan sebagai kabupaten yang baru, sebutnya, sangat penting mencari referensi mengenai teknis pengelolaan bidang pertanian.

Mengingat Kabupaten Sumba Tengah jika dikelola dengan baik, ucap dia,  sangat berpotensi di bidang pertanian dan peternakan.

Disisi lain, tambah Umbu, tujuan kunjungan juga untuk mencari pengalaman dan pengetahuan tentang kebaradaan ragam budaya dan daerah di berbagai penjuru Indonesia dalam upaya memperkuat NKRI.

Kunjungan DPRD Sumba Tengah ini juga berisi dialog dan tanya jawab serta tukar menukar cindera mata. Pihak Sumba Tengah juga menyerahkan kain tenun khas Sumba Tengah kepada Asisten M Anthony, Kadistan TPH Zulkifli Yadi Noor dan sejumlah staf.

Terpisah, Kadistan TPH Batola Zulkifli Yadi Noor panjang lebar menjelaskan keberadaan pertanian di Batola mulai latar belakang, potensi lahan, keberadaan petani, ketahanan pangan atau ketahanan nasional, perkembangan pertanian, hingga berbagai bentuk program dan kegiatan.

Diakhir kunjungan, rombongan diajak meninjau salah satu lokasi perkebunan jeruk yang berada di Desa Karang Buah Kecamatan Belawang.  




Editor: Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga