Kawasan wisata Riam Kanan, Mandiangain, Lembah Kahung dan sekitarnya harus didorong menjadi kawasan ekonomi khusus wisata, sehingga bisa menjadi destinasi wisata nasional,
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Selatan, Nurul Fajar Desira mengatakan APBD Kalsel 2019 diarahkan enam program prioritas pembangunan daerah yang telah ditetapkan dalam RPJMD.

Menurut Fajar di Banjarmasin, Jumat, arah kebijakan dan prioritas rencana kerja Pemprov Kalsel yang pertama adalah, mengurangi kontribusi sektor pertambangan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Upaya tersebut dilakukan, dengan meneruskan fokus pada pembangunan melalui sektor pertanian , kehutanan, perikanan,industri, perdagangan dan pariwisata.

Fajar mengungkapkan, pendekatan penyusunan RKPD pada tahun 2019 mengusung konsep "money follow" program, dimana alokasi anggaran berbasis pada prioritas yang menjadi fokus pada perencanaan dan pembangunan 2019.

Adapun target yang ingin dicapai pada tahun 2019 adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 70,75, angka pengangguran 4,25 hingga 4,20 persen, pertumbuhan ekonomi 5,4 persen hingga 5,8 persen.

Selanjutnya, angka kemiskinan 4,25 persen hingga 4,05 persen, indeks gini 0,296, indeks kualitas lingkungan hidup 61, tingkat pertumbuhan penduduk 1,56.

Prioritas pembangunan untuk tahun 2019, tambah dia, sebanyak enam prioritas dengan 17 sub tema dan hanya 130 program prioritas.

Enam prioritas pembangunan RKPD tahun 2019 diantaranya yang pertama meningkatkan kualitas SDM yang cerdas sehat terampil dan berbudi pekerti yang luhur melalui penerapan fungsi keluarga.

Selanjutnya meningkatkan tatakelola pemerintahan yang akuntabel dengan penerapan e goverment, ketiga mengembangkan sarana prasarana strategis daerah untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi, melalui pengembangan sektor pariwisata, industry, sentra pangan, perdangan dan jasa.

Keempat yaitu, meningkatkan pertahanan energi dan pelestarian lingkungan , kelima penyiapan venue untuk menuju tuan rumah PON tahun 2024, dan prioritas ke enam mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2019.

Sebelumnya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengatakan, arah pembangunan Kalsel tahun 2019 sudah jelas, bahwa Pemprov Kalsel melakukan "shifting" (pergeseran) dari sektor pertambangan ke sektor utama nontambang, yang meliputi pariwisata, kedaulatan pangan, hilirisasi industri serta perdagangan dan jasa.

Di sektor pariwisata, dalam rangka menyambut visit Kalsel Year 2020, diharapkan Dinas Pariwisata bersama kabupaten/kota, mempersiapkan dan membuat program kepariwisataan yang konkret.

"Kawasan wisata Riam Kanan, Mandiangain, Lembah Kahung dan sekitarnya harus didorong menjadi kawasan ekonomi khusus wisata, sehingga bisa menjadi destinasi wisata nasional," katanya.

Gubernur juga mengungkpakan, dalam waktu tidak lama lagi, Bandara Syamsudinoor akan selesai pengembangannya, sehingga bisa menjadi nilai tambah bagi wisatawan yang akan berkunjung ke kalimantan selatan.

Di sektor kedaulatan pangan, diharapkan dengan pembangunan infrastruktur, akan meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga kalimantan selatan bisa menjadi sentra pangan nasional.

Di sektor hilirisasi industri, kawasan industri Batulicin dan Jorong agar bisa berfungsi sehingga mampu mendorong eksport dan import.


 

Pewarta: Ulul Maskuriah
Editor : Ulul Maskuriah

COPYRIGHT © ANTARA 2026