Banjarbaru (ANTARA) - Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Erna Lisa Halaby instruksikan camat dan lurah aktif merespons serta memfasilitasi pengaduan masyarakat terkait kondisi jalan rusak sehingga penanganannya lebih cepat dan tepat sasaran.
Instruksi tersebut disampaikan Wali Kota Lisa menyusul tingginya keluhan warga mengenai kondisi infrastruktur jalan yang ramai disampaikan melalui media sosial dalam beberapa waktu terakhir.
"Kami minta camat dan lurah aktif membantu memfasilitasi aduan masyarakat terkait kondisi jalan. Pemkot ingin memastikan setiap aspirasi warga tersampaikan dengan baik dan ditangani sesuai mekanisme serta skala prioritas," ujar Lisa di Banjarbaru, Kamis.
Menurut dia, camat dan lurah memiliki peran sangat strategis sebagai garda terdepan menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah, khususnya terkait pelayanan publik dan penanganan infrastruktur.
Baca juga: Wali Kota Banjarbaru minta HIPMI berikan kontribusi bagi pembangunan
Lisa juga meminta aparatur wilayah itu mampu membangun pola komunikasi yang terbuka dan edukatif kepada seluruh masyarakat, terutama dalam menanggapi berbagai keluhan warga di media sosial.
"Penanganan jalan dapat dilakukan secara bertahap mempertimbangkan tingkat kerusakan, juga urgensi penanganan, hingga kemampuan keuangan daerah," ucap wali kota perempuan pertama di Banjarbaru itu.
Selain itu, usulan pembangunan jalan juga berasal dari berbagai jalur seperti kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), pokok pikiran DPRD, hingga aspirasi langsung masyarakat.
"Penanganan jalan bukan hanya tanggung jawab teknis Dinas PUPR, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah sampai tingkat kecamatan dan kelurahan, semua harus bergerak," tegasnya.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarbaru Adi Maulana mengatakan pihaknya melakukan pemeliharaan rutin jalan melalui metode tambal sulam (patching) menggunakan campuran aspal panas.
Baca juga: Wali Kota Banjarbaru minta JCH jaga nama baik Indonesia
"Kami melakukan pemeliharaan rutin jalan melalui metode tambal sulam menggunakan campuran aspal panas. Progres pekerjaan juga terus kami sampaikan secara berkala kepada masyarakat," tutur Adi.
Ditambahkan, Dinas PUPR juga mengoptimalkan kanal informasi resmi untuk menyampaikan perkembangan penanganan jalan, termasuk dokumentasi kondisi sebelum dan sesudah pengerjaan.
Beberapa ruas prioritas yang selesai ditangani antara lain Jalan Karang So, Jalan Komet, dan Jalan Panglima Batur. Sedangkan pengerjaan Jalan Caraka mencapai 80 persen dan Jalan Guntung Manggis sekitar 50 persen.
Selain itu, sejumlah ruas lain seperti Jalan Guntung Harapan, Jalan Purnawirawan, Terusan Jalan Alkah Mahabbah, dan Jalan Caraka Jaya juga masuk dalam rencana tindak lanjut penanganan pemerintahan kota.
Pewarta: Yose RizalEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.