Dana CSR tersebut diperuntukkan bagi 60 mahasiswa S1 di Tabalong, Kalimantan Selatan terdiri atas 36 orang beasiswa lanjutan dan 24 mahasiswa baru, kata General Manager Operational PT Adaro Indonesia, Priyadi.
"Masing-masing mendapatkan beasiswa sebesar Rp3 juta pertahun untuk mahasiswa S1 baik yang lanjutan maupun mahasiswa baru dan itu merupakan bagian dari program CSR Adaro bidang pendidikan," jelas Priyadi di Tanjung, Kamis.
Untuk 2010 program CSR bidang pendidikan di Tabalong mencapai Rp2,4 miliar dan total keseluruhan bagi enam kabupaten mencapai Rp5,3 miliar dari beasiswa tingkat SD hingga S3.
"Program beasiswa salah satu komitmen Adaro dalam peningkatan sumber daya manusia selain Tabalong ada lima kabupaten lain yang juga menerima program bantuan serupa seperti Balangan, HSU, Barito Timur dan lainnya," tambah Priyadi.
Sementara itu melalui Yayasan Adaro Bangun Negeri, perusahaan pertambangan itu juga memberikan bantuan berdirinya Rumah Belajar dengan alokasi dana sebesar Rp250 juta yang dikucurkan secara bertahap.
Keberadaan rumah belajar di kota Tanjung diharapkan bisa membantu pemerintah dalam pemberdayaan para pelajar sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para siswa maupun remaja umumnya.
Menurut Direktur Rumah Belajar Firman Yusi SP keberadaan rumah belajar direspon kalangan pelajar maupun masyarakat menyusul tingginya minat mereka mengikuti berbagai program yang digelar Rumah Belajar.
"Kita bersyukur Adaro melalui yayasan membantu merealisasikan Rumah Belajar di Tabalong dan itu satu upaya membantu peningkatan kualitas SDM khususnya pelajar dan remaja," jelas Yusi.*5*
: Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.