Tanjung (ANTARA) - Program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) PT Adaro Indonesia sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia daerah serta menyiapkan putra-putri lokal agar mampu kembali membangun daerah asalnya.
CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, mengatakan Adaro secara konsisten menjalankan program beasiswa utusan daerah setiap tahun karena menyadari pentingnya regenerasi SDM daerah.
“Kami menyadari perlunya menyiapkan generasi penerusnya dari putra-putri daerah," jelas Aan, Jumat.
Menurut Aan, pemilihan kampus tujuan beasiswa juga disesuaikan dengan potensi daerah yakni IPB University dan UPN Yogyakarta yang cukup strategis untuk cetak SDM bagi pengembangan kawasan lahan basah, pertanian hingga perikanan.
Baca juga: SIS-YABN village development program first harvests tiung chili
Para penerima beasiswa pun berhasil menorehkan prestasi hingga tingkat nasional dan internasional, sekaligus mengharumkan nama kampus dan daerah.
“Beberapa penerima beasiswa juga mengikuti lomba karya tulis hingga ke luar negeri dan bisa menjadi contoh yang bagus," jelas Aan.
Hal tersebut dilontarkannya dalam talk show bertema “Beasiswa Utusan Daerah sebagai Investasi SDM” yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Bumi Gumati, Bogor.
Talk show ini menjadi ruang diskusi kolaboratif antara PT Adaro Indonesia dan pemerintah daerah.
Baca juga: Merajut mimpi mahasiswa IBFL, Adaro-YABN tanamkan 7 kebiasaan menuju masa depan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong, Hasbi, menilai program BUD memberi nilai tambah besar bagi daerah, terutama dalam menyiapkan SDM pascatambang.
“Penerima beasiswa merupakan ujung tombak pembangunan ke depan," ungkap Hasbi.
Pandangan serupa disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Barito Kuala, Joko Sumitro yang menekankan pentingnya karakter sebagai fondasi kontribusi alumni beasiswa terhadap daerah.
Menurutnya, kecintaan terhadap daerah dapat diwujudkan melalui kemampuan mengelola potensi alam sesuai keahlian serta menjunjung nilai sopan santun.
Kepala Teknis Kebijakan Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Kabupaten Balangan, Edi Mufianor, menilai investasi SDM melalui beasiswa membutuhkan proses jangka panjang.
Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi PT Adaro Indonesia dengan pemerintah daerah dalam memfasilitasi peserta didik berprestasi yang terkendala secara finansial.
“Harapannya para mahasiswa nantinya bisa berkontribusi memberikan dampak yang positif bagi daerah kita," jelasnya.
Baca juga: Program Si Harat Intan raih Silver Stevie Award 2025
Talk show ini dipandu oleh Adnan Humaira, penerima Beasiswa Utusan Daerah jurusan Teknik Geologi UPN angkatan 2023,
Dengan menghadirkan tujuh narasumber dari unsur pemerintah daerah lintas kabupaten, baik Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Barito Kuala, Barito Timur, dan Barito Selatan, serta perwakilan PT Adaro Indonesia.
