Tanjung (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan menyiapkan dokumen perencanaan program Adiwiyata dengan mengacu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata.
Kepala Bidang Penaatan Lingkungan Dinas LH Kabupaten Tabalong H Faizal Rizani mengatakan penyusunan dokumen ini melibatkan SKPD terkait, LSM, media hingga asosiasi bank sampah.
"Perencanaan yang kita susun mencakup target jumlah sekolah Adiwiyata, isu dan strategis daerah yang berkaitan dengan lima aspek perilaku ramah lingkungan hidup," jelas Faisal, Rabu (13/5/2026).
Baca juga: Patroli gabungan Polres Tabalong sasar SPBU
Dokumen program Adiwiyata untuk periode 5 tahun dan periode 1 tahun nantinya menjadi acuan setiap sekolah dalam menyusun perencanaan program Adiwiyata di sekolah periode yang sama.
Dinas LH sebagai koordinator penyelenggaraan program Adiwiyata mengundang tim pembina dan penilai serta sekretariat Adiwiyata dalam rapat penyusunan dokumen.
Faisal menegaskan program Adiwiyata bukan sebuah perlombaan namun upaya mengubah perilaku warga sekolah untuk peduli dan berbudaya lingkungan.
"Sosialisasi program Adiwiyata mencakup perencanaan, pelaksanaan, pemberian penghargaan hingga evaluasi," tambah Faisal.
Baca juga: Puluhan wirausaha baru di Tabalong ikuti bimtek peningkatan produktivitas
Rapat penyusunan perencanaan dokumen program Adiwiyata dibuka Plh Sekretaris Dinas LH Tabalong Ade Ratih Wijayanti dihadiri perwakilan Kantor Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan dan unsur lainnya.
Dinas LH Kabupaten Tabalong mencatatkan calon sekolah yang telah registrasi dan terverifikasi untuk tingkat kabupaten yakni SMPN 6 Muara Uya, SDN Surian, SDN 3 Belimbing Raya, SDN Wikau dan
SDN 1.2 Sulingan.
Untuk calon sekolah Adiwiyata nasional mencakup
SD Muhammadiyah Al Mukhlisin, MTsN 5 Tabalong,
SMP Tahfidz Nurul Musthofa, SMP Negeri 1 Jaro, SMPN 3 Murung Pudak, SDN 2Masingai II, SDN 2 Kapar, SDIT AR Risalah Tanjung, SMPN 1 Haruai, SDN 1 Ribang, SMAN 3 Tanjung, SMPN 2 Upau,SDN 1.2 Pangelak dan SMPN 3 Muara Uya (belum registrasi).
Kemudian lima calon sekolah Adiwiyata Mandiri yakni SMAN 1 Haruai, SMPN 1 Banua Lawas,
3. SMPN 5 Tanta, SDN 1.5 Belimbing dan SMPN 2 Muara Uya.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026