Wirausaha baru dapat menghasilkan output lebih besar dengan input yang sama atau menghasilkan output yang sama dengan input yang lebih sedikit,"
Tanjung (ANTARA) - Sebanyak 30 pelaku wirausaha baru dari delapan kecamatan di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan mengikuti bimbingan teknis peningkatan produktivitas dan konsultasi produktivitas pada perusahaan kecil yang diinisiasi Dinas Tenaga Kerja setempat selama dua hari dari tanggal 12 hingga 13 Mei 2026.
Sekretaris Disnaker Kabupaten Tabalong Faisal Rahman mengatakan produktivitas sangat penting bagi wirausaha baru karena membantu potensi usaha dengan efisien.
"Wirausaha baru dapat menghasilkan output lebih besar dengan input yang sama atau menghasilkan output yang sama dengan input yang lebih sedikit," jelas Faisal, Selasa.
Wirausaha baru dari Kecamatan Upau, Muara Uya, Jaro, Haruai, Bintang Ara, Tanjung, Kelua dan Muara Pudak mendapatkan wawasan terkait pengelolaan produktivitas, manajemen akuntansi, teknik pemasaran produk dan tata cara pengemasan produk.
Untuk meningkatkan produktivitas peserta diminta fokus pada usaha dengan memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran, membuat pembukuan dan jadwal teratur.
Baca juga: Disnaker Tabalong - Adaro tutup pelatihan barberman
"Ciptakan lingkungan kerja/usaha yang baik, terus berlatih untuk pengembangan usaha," tambah Faisal.
Sementara itu Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Disnaker Tabalong Resnadi mengatakan
bimtek ini sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi wirausaha baru dalam mengelola manajemen usahanya.
"Kami berharap semua wirausaha baru dapat mencapai kesuksesan setelah mengikuti bimbingan teknis ini," jelas Resnadi selalu ketua pelaksana.
Materi bimtek terkait produktivitas disampaikan oleh Armadi dan Anwar Kirami dari pelaku UMKM Tabalong.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Firman
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.