Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menggelar pasar murah bersubsidi dengan 1.000 paket sembako untuk pengendalian inflasi jelang Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M.
Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Senin, menyampaikan, upaya pengendalian inflasi atau kenaikan harga bahan pokok, khususnya gula pasir, minyak goreng dan beras terus dilakukan dengan berbagai program, salah satunya gelar pasar murah bersubsidi ini.
Sebagaimana dilangsungkan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Muara Kelayan, Banjarmasin Selatan, pasar murah bersubsidi menyalurkan 1.000 paket sembako bagi masyarakat.
"Paket sembako yang diedarkan berupa gula pasir 2kg dan minyak goreng dua liter dengan harga Rp51 rubu," ungkapnya.
Paket sembako itu disubsidi Rp24 ribu dari harga asli. Selain itu, tersedia pula beras SPHP dan beras premium dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasaran.
“Pasar murah ini bukan hanya kegiatan rutin, tetapi langkah nyata pemerintah untuk menjaga masyarakat agar tidak terdampak langsung oleh kenaikan harga bahan pokok,” ujar Yamin.
Karena jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti perayaan Idul Adha, potensi harga kebutuhan pokok cenderung mengalami kenaikan, hingga membuat inflasi naik.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarmasin, angka inflasi April 2026 tercatat mencapai 3,62 persen. Kondisi itu dinilai berpotensi memberikan tekanan terhadap ekonomi rumah tangga, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Dikatakan Yamin, pengendalian inflasi harus dilakukan melalui tindakan cepat dan menyentuh kebutuhan warga secara langsung.
Menurutnya, kestabilan harga pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi ekonomi daerah tetap aman dan terkendali.
Yamin meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk menjadikan pengendalian inflasi sebagai perhatian serius dan berkelanjutan, bukan hanya dilakukan pada momentum tertentu.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah melalui program yang membantu kebutuhan mereka secara langsung. Stabilitas harga harus dijaga agar ekonomi masyarakat tetap kuat,” ucapnya.
Pewarta: SukarliEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026