Banjarmasin (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen bersama mewujudkan target program Universal Coverage Jamsostek (UCJ) bagi tenaga kerja sektor formal maupun informal pada 2026.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan, Ady Hendratta, saat kegiatan Focus Group Discussion (FGD) optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan menuju UCJ Provinsi Kalsel yang diikuti 13 pemerintah kabupaten/kota dan provinsi di Banjarmasin, Rabu, menyampaikan target UCJ di provinsi ini pada 2026 sekitar 48,97 persen.

Target tersebut, ungkap dia, dari total potensi tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Selatan hingga April 2026 sebanyak 765.327 orang, yang terdiri atas sektor formal sebanyak 221.994 orang dan sektor informal sebanyak 543.333 orang.

Jika dilihat dari data saat ini, lanjut Ady, cakupan perlindungan bagi pekerja hingga Maret 2026 di Kalsel telah mencapai 42,05 persen, yang artinya tinggal sekitar 6 persen lagi untuk mencapai target UCJ hingga akhir tahun.

Menurut dia, dengan dukungan dari pemerintah provinsi serta kabupaten/kota, peningkatan akan dilakukan secara bertahap setiap triwulan, yakni triwulan II menjadi 44,35 persen, triwulan III naik menjadi 46,45 persen, dan triwulan IV mencapai target 48,97 persen.

"Butuh kenaikan kepesertaan Jamsostek sebanyak 33.800 tenaga kerja setiap triwulan untuk mencapai target itu. Kami optimistis hal ini bisa terwujud dengan dukungan semua pemerintah daerah," ujar Ady.

Ia juga menjelaskan sejumlah strategi untuk meningkatkan kepesertaan, di antaranya melalui pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mensyaratkan kepesertaan Jamsostek, proyek jasa konstruksi, serta pemanfaatan forum CSR perusahaan untuk membantu pekerja informal.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan perlindungan tenaga kerja di wilayah masing-masing guna mendukung pencapaian target UCJ 2026 yang diinstruksikan oleh pemerintah pusat.

"Kami di provinsi juga akan melakukan upaya maksimal untuk itu," ujarnya.

Ia bahkan berharap capaian tersebut dapat melampaui target, mengingat pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja.

"Program Jamsostek ini sudah sangat nyata memberikan manfaat bagi pekerja," kata Sekdaprov.

Di sisi lain, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin, Fadlilah Utami, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh pencapaian target UCJ melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan di tingkat kabupaten/kota.

Menurutnya, peran aktif seluruh pihak sangat dibutuhkan, terutama dalam menjangkau pekerja sektor informal yang jumlahnya cukup besar di Kalimantan Selatan.

"Kami terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan oleh seluruh pekerja, baik formal maupun informal. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimistis target UCJ 2026 dapat tercapai bahkan terlampaui," ujar Fadlilah.



Pewarta: Sukarli
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026