Tanjung (ANTARA) - Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan bekali sebanyak 97 pencari kerja keterampilan empat kejuruan strategis dengan menggandeng dunia usaha dengan fokus sektor pertambangan dan konstruksi.
Kepala Disnaker Kabupaten Tabalong Hadi Ismanto mengatakan pelatihan kejuruan strategis yang diberikan kepada para lulusan SLTA/sederajat mencakup operator ekskavator, operator Wheel Loader, Defensive Driving Training (DDT) dan K3 konstruksi.
"Sektor pertambangan dan konstruksi menjadi tulang punggung ekonomi daerah yang memerlukan tenaga kerja dengan keahlian khusus dan sertifikasi resmi agar mampu bersaing dengan tenaga kerja luar," jelas Hadi, Senin.
Pelatihan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan pilar penting dalam mewujudkan visi dan misi daerah mencetak 15.000 tenaga kerja terampil.
"Kami menyadari tantangan di era industri saat ini adalah standardisasi kompetensi," tambahnya.
Baca juga: BPC HIPMI Tabalong jaring bakal calon Ketum
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani menyampaikan apresiasinya atas dukungan dunia usaha diantaranya PT Adaro Indonesia, PT SIS, PT PPA, PT BUMA, Jhonlin Bratama, PT MCM dan PT Conch South Kalimantan Cemen dalam mendukung program cetak tenaga kerja terampil di "Bumi Saraba Kawa'" ini.
"Kini Tabalong punya Workshop alat berat dan nantinya akan dibangun workshop mekanik tentunya berkat dukungan dunia usaha," ungkap Noor Rifani.
Dalam arahannya Haji Fani (sapaan bupati) mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan kegiatan pelatihan ini dengan baik sebagai bekal memasuki dunia kerja baik di sektor pertambangan maupun konstruksi.
Baca juga: Adaro terapkan standar ketat kelola air tambang
Salah satu peserta pelatihan kejuruan Defensive Driving Training (DDT) Afrizal dari Kecamatan Kelua termotivasi tingkatkan kualitas driving dengan mengikuti pelatihan ini.
"Informasi program pelatihan saya dapat dari media sosial dan termotivasi meningkatkan kemampuan driving," ungkap Afrizal.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026