Peserta yang mengikuti seleksi hingga hari terakhir sebanyak 65 orang, terdiri dari 37 putra dan 28 putri. Penentuan dilakukan berdasarkan peringkat,

Rantau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menyaring 47 peserta terbaik dari total 65 orang dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 guna mengikuti tahapan karantina penentu akhir kesiapan petugas upacara HUT Kemerdekaan RI.

Kepala Bidang Ideologi Pembinaan Kebangsaan, Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Agama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tapin Iwan Setiawan mengatakan, proses seleksi ditutup dengan tes kepribadian sebagai tahap akhir penilaian.

“Peserta yang mengikuti seleksi hingga hari terakhir sebanyak 65 orang, terdiri dari 37 putra dan 28 putri. Penentuan dilakukan berdasarkan peringkat,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Minggu.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeringkatan tersebut akan diambil 25 putra dan 22 putri untuk mengikuti karantina yang dijadwalkan berlangsung pada 1–18 Agustus 2026.

Iwan menyebutkan, masa karantina menjadi fase krusial untuk membentuk disiplin, kekompakan, serta kesiapan fisik dan mental peserta sebelum menjalankan tugas sebagai Paskibraka.

“Selama karantina mereka akan digembleng untuk memastikan kesiapan saat pelaksanaan tugas,” katanya.

Baca juga: Pemkab Tapin percepat penyelesaian temuan sebelum opini BPK

Ia menambahkan, seluruh rangkaian seleksi yang berlangsung sejak awal pekan berjalan lancar tanpa kendala berarti, sehingga proses penilaian dapat dilakukan secara optimal.

Menurut Iwan, seleksi yang ketat menjadi bagian penting dalam menjaring peserta terbaik, mengingat peran Paskibraka tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mencerminkan karakter generasi muda yang disiplin dan berjiwa nasionalisme.

"Peserta yang lolos nantinya akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tapin," tambahnya.



Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026