Rantau (ANTARA) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, meloloskan 16 siswa dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), terdiri dari 14 siswa untuk tingkat kabupaten, dan dua siswi melaju ke tahap seleksi tingkat provinsi.
Kepala MAN 1 Tapin Muhamad Rifani mengatakan, capaian tersebut menjadi indikator pembinaan siswa yang konsisten, terutama pada kegiatan kedisiplinan dan kepemimpinan.
Baca juga: Sekda bangga antusiasme peserta seleksi anggota Paskibraka Batola 2026
“Dua siswi kami yang lolos ke tingkat provinsi berasal dari kelas X, yakni Miftahur Rahmah dan Rizqina Aulia Rahma. Kami berharap keduanya bisa menembus hingga tingkat nasional,” ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa.
Rifani menjelaskan, pihak sekolah menyiapkan dukungan berkelanjutan bagi siswa yang mengikuti seleksi, baik berupa pembinaan mental, pelatihan tambahan, maupun bantuan material selama proses berlangsung.
"Saat ini para siswa masih menjalani tahapan pelatihan dan bimbingan dari tim kabupaten sebelum memasuki seleksi lanjutan di tingkat provinsi," kata Rifani.
Ia menambahkan, sekolah juga menyiapkan skema penghargaan bagi siswa berprestasi, termasuk peluang pengusulan beasiswa sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
“Sekolah akan mengupayakan rekomendasi beasiswa bagi siswa yang berprestasi, baik dari program internal maupun eksternal,” ucapnya.
Baca juga: Seleksi Paskibraka HSU masuki tahap tes kesamaptaan
Melalui keberhasilan lolosnya dua siswi ke tahap seleksi Provinsi, kata dia, memperkuat posisi MAN 1 Tapin sebagai salah satu sekolah yang aktif mencetak calon anggota Paskibraka di daerah.
"Pencapaian ini sekaligus membuka peluang lebih luas bagi siswa dan siswi untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi," katanya menambahkan.
Pewarta: Muhammad Rastaferian PasyaEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026