Barabai (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) menekan penggunaan plastik sekali pakai lewat gerakan “HST No Plastic”
Komitmen gerakan tersebut juga ditunjukkan saat rapat persiapan awal kinerja pengelolaan sampah, yakni seluruh pegawai diwajibkan menggunakan tumbler.
"Kebijakan ini menjadi upaya nyata kita bersama dalam mengurangi timbunan sampah plastik, khususnya di lingkungan perkantoran," kata Kepala DLH HST H Mursyidi di Barabai, Rabu.
Mursyidi mengatakan penggunaan tumbler diharapkan dapat menggantikan botol air minum kemasan sekali pakai yang selama ini kerap digunakan dalam berbagai kegiatan.
“Langkah sederhana ini kami dorong agar menjadi kebiasaan bersama, tidak hanya di internal pemerintah, tetapi juga bisa dicontoh oleh masyarakat luas,” ujarnya.
Menurutnya, gerakan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Berdasarkan data DLH HST, total timbunan sampah di wilayah tersebut mencapai sekitar 135 ton per hari yang komposisi terbesar berasal dari sampah organik sekitar 66,44 ton per hari, disusul sampah plastik sebesar 22,35 ton per hari.
Tingginya angka sampah plastik tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya perubahan kebiasaan, termasuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dalam aktivitas sehari-hari.
Di sisi lain, upaya pengelolaan lingkungan di HST juga mendapat apresiasi, yakni Kabupaten Hulu Sungai Tengah menjadi salah satu daerah penerima sertifikat menuju kabupaten bersih yang diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Dr. Hanif Faisol Nurofiq.
Baca juga: Bupati HST buka Bimtek DPRD untuk tingkatkan kompetensi dewan
DLH HST berharap, gerakan sederhana seperti penggunaan tumbler ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dan mengurangi sampah plastik secara berkelanjutan.
"Serta diiringi juga dengan pembiasaan memilah sampah dari rumah dan menabungkan sampah terpilahnya ke bank sampah terdekat guna mendorong pengelolaan sampah lebih baik," imbuhnya.
Pewarta: Muhammad HidayatullahEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026