Banjarmasin (ANTARA) - Regional Business Support Head BRI Region 14 Banjarmasin Irwan Apriantoro menilai Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi pasar potensial bagi pertumbuhan perbankan.
"BRI mencatatkan pertumbuhan kredit yang impresif sebesar 12,3 persen YoY menjadi Rp11,5 triliun lebih pada akhir tahun 2025," kata dia di Banjarmasin, Minggu.
Dia menyebut pertumbuhan ini didorong sektor UMKM, yang pertumbuhannya melampaui rata-rata industri perbankan.
"UMKM tetap menjadi motor utama pertumbuhan perusahaan, ini sejalan dengan komitmen BRI mendukung kemajuan sektor UMKM," jelasnya.
Irwan juga mengajak masyarakat dapat memanfaatkan layanan tabungan emas di BRImo, yang merupakan layanan investasi emas digital yang aman dan mudah hasil kolaborasi BRI dengan Pegadaian.
Nasabah dapat membeli, menjual, dan memantau harga emas secara real-time mulai dari nominal kecil (sekitar Rp10.000) langsung di aplikasi BRImo, serta dapat mencetak fisik emas di outlet Pegadaian.
Irwan menyebut tabungan emas sangat menguntungkan, apalagi harga emas terus naik tinggi.
"Dengan BRImo kita dapat mencicil sehingga menjadi perencanaan keuangan masa depan," tambahnya.
Pewarta: FirmanEditor : Ulul Maskuriah
COPYRIGHT © ANTARA 2026